Senin, 07 Maret 2016 - 00:25:04 WIB

Kebakaran Lahan di Dumai Meluas, Status akan Ditingkatkan Siaga Darurat

Diposting oleh : bro_rompis
Kategori:

Foto: Dok BBKSDA Riau.
Pekanbaru, Beritaklik.Com - Kebakaran lahan di Kota Dumai, Riau kian meluas. Pemerintah setempat hari ini melakukan rakor untuk menaikkan status menjadi siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).


Kebakaran lahan yang cukup besar terjadi di sekitar Bandara Pinang Kampai, Dumai. Api yang menggunung dari kawasan Bandara Pinang Kampai. Si jago merah meluluhlantakkan lahan di sekitar bandara.

Tim pemadam, dari TNI/Polri dan BPBD Dumai terus berusaha memadamkan kobaran api. Kondisi kebakaran di Dumai sudah berlangsung lebih dari dua pekan yang tak kunjung bisa teratasi.

Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo dalam rilisnya menyebutkan, hari ini pihaknya melakukan rapat koordinasi terkait Karhutla.

"Polres Dumai mendukung ditetapkannya status siaga darurat Karhutla," katanya.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan, terkait kebakaran lahan di Dumai, tim pemadam mendapat bantuan heli jenis Puma dari Sinar Mas. Heli tersebut bisa mengangkut sekitar 4.000 liter untuk melakukan water bombing.

"Pihak Sinar Mas memberikan bantuan heli jenis Puma yang bisa untuk membantu melakukan pemadaman," kata Edwar.

Masih menurut Edwar, pihaknya juga mendukung bila Pemkot Dumai menetapkan status siaga darurat Karhutla. Penetapan itu perlu, agar masalah kebakaran ini bisa dilaporkan ke Pemerintah Pusat.

"Ada tiga kabupaten yang akan meningkatkan status siaga darurat, yakni Pemkot Dumai, Pemkab Rohil, Pemkab Pelalawan," kata Edwar.

Untuk dua kabupaten, Bengkalis dan Meranti, katanya, sebelumnya sudah menetapkan status siaga darurat.

"Jika lima kabupaten menetapkan siaga darurat, maka ini akan menjadi pertimbangan di tingkat provinsi untuk menentukan statusnya. Kita mendorong agar ketiga kabupaten tersebut segera menetapkan siaga darurat agar di Provinsi Riau bisa mengambil langkah selanjutnya yang akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat," tutup Edwar.

Sumber : detik.com (Bku)




Isi Komentar :
redaksiberitaklik