
BEMGKALIS,
Beritaklik.Com - Sejumlah wilayah di Pulau Bengkalis gelap gulita sejak
dari Sabtu (5/4) subuh sampai Minggu (6/4). Putusnya aliran listrik ke rumah
warga akibat bocornya kabel bawah tanah yang merupakan jaringan induk.
Dampak dari padam totalnya listrik dalam dua hari ini, membuat masyarakat
kelimpungan. Tak hanya warga saja yang kelabakan tak bisa melakukan aktifitas
rumah tangga terutama yang berhubungan dengan listrik, namun dunia usaha juga
mengalami kerugian akibat listrik tak nyala.
"Isi kulkas sudah busuk semua. Terpaksa dibuang," keluh Yeni, warga Bengkalis
yang tak habis pikir kenapa dari Sabtu (5/4) subuh sampai Minggu (6/4) sore
listrik tidak juga menyala.
Keluhan serupa disampaikan tokoh masyarakat Bengkalis, H Effendi Buntat.
Menurutnya, pelanggan sangat dirugikan akibat pemadaman yang cukup lama ini.
Hal-hal teknis seperti ini seharusnya sudah diantisipasi sejak awal, sehingga
jika terjadi gangguan tidak butuh terlalu lama melakukan perbaikan.
"Dua hari listrik mati total di sejumlah wilayah di Pulau Bengkalis ini.
Masak iya, untuk mendeteksi dan memperbaiki kebocoran kabel bawah tanah saja,
butuh waktu begitu lama, dua hari belum juga tuntas," ujarnya.
Pihak PLN telah berupaya mencari sumber kebocoran kabel bawah tanah yang
menjadi pemicu mati totalnya aliran listrik, terutama yang pendistribusisn
aliran listriknya melalui jaringan induk dari kantor PLN lama di jalan Hang
Tuah Bengkalis. Puluhan personil dikerahkan untuk menggali lokasi ditanamnya
kabel bawah tanah di sekitar jalan Hang Tuah tepatnya tak jauh dari kantor PLN
lama. Namun penggalian yang dilakukan sejak Sabtu pagi tersebut hingga malam
hari belum membuahkan hasilnya.
"Kabel bawah tanah itu panjangnya sekitar 500 meter. Kita sudah coba
menggali di lokasi sekitar 300 meter dari PLN lama, namun tak ditemui kabel
yang bocor. Pada Minggu pagi kita lakukan penggalian di depan kantor PLN lama.
Alhamdulillah kabel yang bocor sudah ditemukan. Saat ini kita sedang menunggu
material untuk perbaikan dari Pekanbaru. Mudah-mudahan selekasnya bisa dapat
teratasi," jelas Kepala PLN Rayon Bengkalis, Andi Prasetyawan, Minggu
(6/4).
Bocornya kabel bawah tanah menyebabkan listrik padam di sebagian
besar wilayah Bengkalis. Karena kabel ini adalah jaringan distribusi induk
untuk sebagian besar wilayah di Pulau Bengkalis."Untuk suplai listrik dari
PLTD Pangkalan Batang tak ada masalah. Artinya, listrik di kawasan Kelapapati
ke atas tetap nyala. Yang mati total ini dari Bengkalis kota hingga ke
Bantan," ungkapnya.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bengkalis atas ketidaknyaman
karena listrik mati total. PLN katanya akan berupaya agar secepatnya kebocoran
kabel tersebut teratasi.
"Kita memaklumi jika masyarakat resah dan tidak nyamanan dengan padamnya
aliran listrik. Di tempat saya juga mati, bahkan belum bisa mandi karena tak
bisa menghidupkan mesin air," ujarmya. (Bku)