
Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo memeriksa pasukan ketika memimpin upacara Pergeseran Pasukan Operasi Siaga I Mantap Praja Pengamanan Pemungutuan Suara Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) di halaman Mapolres Bengkalis, Senin (7/4).
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo memimpin
upacara Pergeseran Pasukan Operasi Siaga I Mantap Praja Pengamanan Pemungutuan
Suara Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) di halaman Mapolres Bengkalis, Senin
(7/4). Sebanyak 397 personil dikerahkan untuk pengamanan di 8 kecamatan yang
ada di Kabupaten Bengkalis.
Kapolres dalam pengarahannya menegaskan kepada seluruh jajarannya harus siap
mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) sesuai yang telah ditetapkan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis.
Menurut Kapolres, dalam fungsi dan tugas Polri dalam pengamanan pemungutan
suara pesta demokrasi, ada tiga poin yang yang diketahui oleh setiap anggota.
Yakni, para anggota harus menciptakan rasa aman, damai dan legimitif. Aman,
setiap anggota harus dapat mengkover setiap individu atau kelompok yang berbeda
politik agar tidak terjadi konflik yang memincu perpecahan.
Damai, lanjut Andry, setiap anggota harus menjaga integritas sosial yang kuat
dan jangan sampai ada timbul di tengah tengah masyarakat unsur tekanan dari
kelompol parpol sehingga masyarakat merasa was was saat akan melaksanakan
Pemilu.
"Damaikan hal hal yang seperti itu, agar masyarakat merasa nyaman dan
tidak merasa terancam dan tekanan dari pihak manapun," tegas Kapolres.
Terakhir, legimitif. Setiap anggota harus mampu menciptakan dalam perlaksanaan
pesta demokrasi jujur, adil dan terbuka. "Saya minta tiga poin yang telah saya
sampaikan ini perlu dijiwai setiap anggota agar dalam melakukan keamanan pesta
demokrasi Pileg 2014 ini dapat terlaksana baik dan maksimal, " tegas
Kapolres.
Andry juga menyampaikan dalam rangka pengamanan Pileg di Kabupaten Bengkalis,
jajaran Polda Riau juga menurunkan pasukan 1 pleton, khususnya untuk membantu
keamanan di Kecamatan Pinggir dan Mandau.