Parpol dan Caleg Masih Membandel, Panwaslu Tertibkan Atribut Pileg

Senin, 07 April 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Meskipun masa pelaksanaan kampanye resmi pemilu legislatif m(pileg) tahun 2014 sudah berakhir tanggal 5 April lalu, mayoritas partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg) yang membandel. Parpol dan caleg di Kabupaten Bengkalis masih banyak yang belum membuka atribut maupun alat peraga yang dipasang sebelumnya.

Pantauan di beberapa ruas jalan serta dekat pemukiman warga di kota Bengkalis masih ada atribut beserta alat peraga pileg milik caleg dan parpol yang belum dibuka. Padahal seharusnya terhitung Minggu (6/4) semua alat peraga pileg 2014 sudah harus dibuka oleh parpol berikut caleg yang memasang baleho, stiker, poster yang berisi imbauan untuk memilih.

Anggota Panwaslu Kabupaten Bengkalis, Marzuli Ridwan, dikonfimasi, Senin (7/4), membenarkan masih ada parpol dan caleg yang membandel belum membuka atribut mereka disejumlah tempat di kota maupun kabupaten Bengkalis. Panwaslu sendiri sejak kemarin melakukan penertiban atribut caleg dan parpol bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis.

"Kita bekerjasama dengan Satpol PP melakukan pembongkaran atribut, alat peraga berupa baleho, poster dan atribut lain yang belum dibuka oleh caleg dan parpol. Masa kampanye dan sosialisasi resmi sudah habis, tidak boleh ada lagi ada alat peraga yang dipasang di tempat-tempat umum atau keramaian, "jelas Marzuli.

Mayoritas parpol dan caleg yang sebelumnya memasang atribut dan alat peraga, belum membuka sehingga Panwaslu dan Satpol PP terpaksa mengambil tindakan tegas membuka semua yang brbau imbauan atau kampanye milik caleg dan parpol. Selain Panwaslu diseluruh kecamatan di Bengkalis juga diberitahukan untuk melakukan pembongkaran atribut caleg.

Ditanya, parpol dan caleg mana saja yang tidak membuka alat peraga mereka, Marzuli menyebut antara lain Partai Golkar, Demokrat, PAN, PKB, PPP, Hanura, dan Gerindra. Meskipun sudah ada yang membuka atribut dan alat peraga pileg, namun stiker-stiker ukuran kecil mayoritas belum dibuka karena dipasang di merata tempat.

"Menjelang 9 April, kita akan bersihkan semua atribut yang ada diseluruh kabupaten Bengkalis. Kepada masyarakat juga diminta untuk melaporkan kepada Panwaslu apabila masih ada parpol dan caleg yang melakukan kampanye baik itu langsung ataupun door to door, praktek money politic atau mengumpulkan massa. Karena masa kampanye resmi sudah berakhir," imbau Marzuli. (Bku)