
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis yang juga caleg PKS
Dapil Bukit Batu-Siak Kecil, H Azmi mewanti-wanti pihak yang ingin merubah atau
menggelebumbungkan perolehan suara. Ada ancaman pidana yang menanti pelaku
penipuan pemilu.
Kepada wartawan, Minggu (13/4), Azmi mengaku mencium
gelagat tak elok tersebut bahkan mengaku sudah memiliki bukti adanya upaya ke
arah itu. "Saya ingatkan kepada mereka-mereka yang ingin mencurangi hasil
pemilu, apapun itu caranya agar berhati-hati jika tidak ingin berurusan dengan
hukum. Jadilah pemenang dengan terhormat," ujar Azmi.
Sangat diharapkan PPK untuk mengawasi kinrja PPS,
karena titik rawan berada di PPS. "Ada hanya dengan alasan asalah menulis,
salah seorang caleg bisa bertambah suaranya menjadi 20 suara, padahal saat
penghitungan awal caleg bersangkutan tidak ada sama sekali alias nol," ujar
Azmi.
Fakta tersebut kata Azmi, ditemukan di salah satu TPS
oleh tim PKS yang berada di lapangan. Pihaknya kata Azmi akan memprtanyakan
temuan tersebut. "Rencananya hari ini akan kita buka fakta itu dan kita
pertanyakan. Saya berharap pemilu ini bisa berjalan dengan jujur dan kami akan
terus mengawal agar tidak dicurangi, "imbuh Azmi.
Peluang melaukan kecurangan sebut Azmi, biasanya untuk
mendongkrak perolehan suara caleg tertentu yang masih berada di posisi "nanggung". Selama ini, perhatian publik selalu tertuju kepada para caleg yang
diindikasikan melakukan kecurangan saat kampanye.
"Tapi sebetulnya kecurangan itu tidak hanya
dilakukan oleh para caleg tapi bisa juga mereka-mereka sebegai penyelengara
pemilu. Bisa PPS, PPK, KPU juga Panwaslu. Untuk itu, saya mengajak semua pihak
untuk sama-sama mengawasi jalannya pemilu agar benar-benar menghasilkan wakil
rakyat pilihan rakyat," himbau Azmi.
Untuk mereka yang cuba melakukan "permanan tak elok",
pihaknya kata Azmi siap membongkar. "Kami punya bukti dan data per TPS, jadi
saya ingatkan jangan cuba-cuba bermain kalau tak ingin berhadapan dengan persoalan
hukum," sebut Azmi. (Bku)