
Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh bersama anggota DPRD Bengkalis, Sofyan, Camat Bantan Nazly membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XIX tingkat Kecamatan Bantan, Senin malam (28/4). Acara dipusatkan di halaman Kantor Camat Bantan Desa Selatbaru dan aka
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Bupati Bengkalis H Herliyan mengatakan, Kecamatan
Bantan dikenal sebagai lumbung prestasi sejumlah cabang-cabang yang
diperlombakan pada MTQ. Diharapkan, agar kecamatan Bantan dapat mempertahankan
dan meningkatkan prediket sebagai lumbung pencetak kader-kader ahli Alquran.
"Selama ini Kecamatan Bantan dikenal sebagai lumbung pencetak qori-qoriah,
hafiz-hafizoh, mufasir-mufasiroh dan khattat-khattatoh, yang selalu mewakili
Kabupaten Bengkalis dan bahkan Provinsi Riau di berbagai event MTQ maupun STQ.
Untuk itu kita berharap agar Kecamatan Bantan dapat mempertahankan dan
meningkatkan prediket sebagai lumbung pencetak kader-kader ahli Alquran," ujar
Herliyan Saleh saat memberikan sambutan pada acara pembukaan MTQ Tingkat
Kecamatan Bantan di arena MTQ Kantor Camat Bantan Desa Selatbaru, Senin (28/4)
malam.
Bupati juga mengingatkan dalam pembinaan Alquran, tidak hanya semata-semata
mengejar prestasi belaka, melainkan bagaimana upaya untuk menumbuhkan minat
para generasi muda lebih mencintai Alquran dan berminat mendalam seni baca
Alquran.
"Memang tidak bisa dipungkiri, di satu sisi pencapaian prestasi masih tetap
menjadi target kita dalam mengikuti even musabaqah tilawatil Quran (MTQ).
Karena berkat prestasi yang berhasil diraih anak-anak kita, akan mengangkat
nama daerah kita di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional," ujar
Bupati.
Bupati meminta kepada pengurus LPTQ kecamatan untuk terus berkoordinasi
dengan LPTQ kabupaten dalam membuat program pengembangaan dan pembinaan
tilawatil Quran. Dalam pembinaan tilawatil Quran, hendaknya tidak dilakukan
secara instan jelang pelaksanaan mengikuti ajang Musabaqah Tilawati Quran.
"Jika hal itu dilakukan ini sangat mengkhawatirkan sekali, karena dalam
jangka panjang Kabupaten Bengkalis tidak mempunyai kader-kader Alquran yang
berkualitas," katanya.
Menurut Herliyan, pengurus LPTQ harus memperkuat jaringan kerja dalam
mempersiapkan kaderisasi. Caranya dengan merekrut santri-santri pondok
pesantren Tahfizul Quran atau pesantren Salafiyah lainnya. "Kita harus mulai
melakukan pembinaan terhadap potensi santri dan santriwati daerah kita agar
dalam jangka panjang mereka mampu meraih prestasi di ajang MTQ maupun STQ,"
katanya lagi.
Kegiatan MTQ yan akan berakhir hingga 2 Mei mendatang itu memperlombakan
cabang Tilawah, Khattil Qur'an, Syarhil Qur'an, Fahmil Qur'an dan rebana. Untuk
peserta 9 desa sedangkan 14 desa pemekaran tahun ini masih gabung dengan desa
induk.
Acara pembukaan di hadiri Sekdakab Bengkalis H Burhanuddin, Kepala
Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) H Jumari, Camat Bantan Nazly, Ketua
Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kab. Bengkalis H Arianto, anggota
DPRD Dapil Bengkalis Bantan Sofyan serta sejumlah pejabat teras lingkup Pemerintah
Kabupaten Bengkalis. (Bku)
Keterangan
Foto : Bupati
Bengkalis, H Herliyan Saleh bersama anggota DPRD Bengkalis, Sofyan, Camat
Bantan Nazly membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XIX tingkat Kecamatan
Bantan, Senin malam (28/4). Acara dipusatkan di halaman Kantor Camat Bantan
Desa Selatbaru dan akan berakhir 2 Mei mendatang.