Elemen Masyarakat Mendesak Pemkab Bengkalis Dikerjakannya Proyek Jalan Poros Bantan

Senin, 05 Mei 2014

BANTAN, Beritaklik.Com - Sejumlah elemen masyarakat mendesak Pemkab Bengkalis segera melakukan proses tender untuk proyek lanjutan jalan poros Bantan. Di beberapa titik jalan tersebut kini berdebu karena sudah dibase pada tahun 2013 lalu, sementara di beberapa titik kembali mengalami kerusakan parah.

Salah seorang tokoh masyarakat Bantan, H Zakaria kepada sejumlah waratwan baru-baru ini mengatakan, sejumlah anak-anak sekolah kini harus berjibaku dengan debu pasir saat melintas di jalan poros Muntai, Bantan Tengah, Bantan Tua dan di beberapa titik lainnya.

Tidak hanya anak-anak sekolah, sejumlah rumah yang berada di pinggir jalan yang sudah dibase, juga harus menerima kenyataan "diserang" debu pasir saban hari. "Apalagi saat melintas di jalan yang sudah dibase berpapasan dengan mobil, bertambah ajablah warga," kata Zakaria.

Saat ini kata Zakaria, debu pasir memang berkurang dan hampir tidak ada lagi, karena tingginya intensitas hujan. Namun jika ramalan BMKG benar, bahwa di bulan Mei atau Juni ini akan kembali terjadi musim panas, maka warga yang berdiam di sepanjang jalan yang sudah dibase akan kembali menghirup debu pasir.

Tidak hanya persoalan debu kata Zakaria, di beberapa titik jalan Bantan juga mengalami kerusakan cukup parah. Seperti di jalan poros Muntai, Teluk Pambang dan lainnya.

"Saban tahun masyarakat berkutat dengan persoalan kerusakan jalan. Kapan masyarakat akan menikmati jalan mulus seperti di kota Bengkalis atau di daerah lain. Hendaknya ini menjadi perhatian pemerintah untuk menggesa segera diselesaikan proyek jalan ini," pinta Zakaria.

Sebelum ini anggota DPRD Bengkalis asal Bantan, Sofyan juga mendesak pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan Bantan. Pemkab kata Sofyan bisa menggunakan dana perawatan jalan yang sudah dianggarkan tahun 2014 ini.

Perbaikan jalan Bantan mendesak kata Sofyan, mengingat  dalam waktu dekat pekerjaan fisik tahun 2014 segera dimulai. Dikawatirkan kerusakan jalan Bantan akan memperlambat atau mempersulit rekanana melangsir material. Atau bahkan kondisi jalan bertambah rusak karena dilewati kenderaan pengangkut material.

Terkait desakan terssebut, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Bengkalis, H Muhammad Nasir sebelum ini mengatakan, pihaknya segera menyiapkan seluruh dokumen lelang untuk diserahkan ke ULP. Diharapkan dalam waktu dekat proses lelang sudah bisa dilakukan. (Bku)