SPTI Rayakan Mayday dengan Menanam Pohon

Selasa, 06 Mei 2014

Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo bersama Ketua F SPTI - SPSI Bengkalis tengah melakukan penanaman pohon Mangrove secara simbolik di Pantai Teluk Papal Bengkalis dalam perayaan Mayday 2014. Dalam gelaran yang bekerjasama dengan Polres Bengkalis itu, se

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Perayaan Hari Buruh Sedunia atau kerap disebut dengan Mayday di Bengkalis diwarnai dengan menanam pohon mangrove oleh Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI - SPSI) Bengkalis, Kamis (1/5).

Ada sekitar 600 buruh yang ikut aksi peduli lingkungan ini di Pantai Teluk Papal di Desa Teluk Papal Kecamatan Bantan, Bengkalis. Disana, para buruh membawa sekitar 9.800 an batang mangrove untuk ditanam di sepanjang garis pantai.

Ketua F SPTI - SPSI Bengkalis, Masuri SH, yang memimpin langsung aksi ini mengatakan kegiatan menanam pohon dan peduli lingkungan atau sering diistilahkan dengan go hreen ini merupakan kali ke empat digelar. Ia menyebut, para buruh tak harus merayakan mayday dengan berdemo, tapi bisa dengan menunjukkan kepedulian lingkungan dengan menanam pohon.

"Kami menggelar kegiatan ini selama empat tahun belakangan sebagai bukti, bahwa buruh di bawah F SPTI - SPSI Peduli dengan lingkungan hidup," ujarnya. Pada tahun 2011 F SPTI SPSI menanam 1900 batang Mahoni sepanjang jalan Kelapa Pati Laut Bengkalis. Pada 2012 kembali menanam 2500 batang Trambesi di lokasi waterboomKota Bengkalis.

Pada 2013 menanam sekitar 2500 batang Trambesi di Desa MeskomBengkalis."Tahun ini, kami menanam sebanyak 9800 batang Mangrove yang merupakan gabungan dari Polres Bengkalis sebanyak 4.000 batang," ungkapnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis ini berharap, dengan adanya penanaman Mangrove bisa menjaga garis pantai Bengkalis dari abrasi air laut. "Setiap tahun, sedikitnya 30 meter garis pantai Bengkalis hilang akibat abrasi. Kami berharap, dengan adanya penanaman Mangrove dapat menyelamatkan garis pantai itu," ujarnya.

"F SPTI - SPSI juga ingin menyampaikan pesan, dalam merayakan Mayday tak harus heboh dengan aksi. Tapi juga dengan bentuk kepedulian terhadap alam," tambanhya.

Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo yang juga turut mengikuti acara ini mengungkapkan apresiasi kepada para buruh Bengkalis di hari kemerdekaan para buruh dimanfaatkan dengan kegiatan yang positif.

"Kita apresiasi kepada FSPTI Bengkalis atas kegiatan hari ini tidak mengisi hari kemerdekaan mereka (buruh,red) dengan berunjuk rasa tetapi dengan hal yang positif," ungkap Kapolres dihadapan wartawan.

Dikatakan Kapolres, dengan menanam mangrove disepanjang pantai yang langsung berbatasan langsung dengan perairan internasional bisa mengurangi angka abrasi yang setiap tahun terus meningkat.

"Dengan menanam mangrove ini, angka abrasi yang terus bertambah setiap tahun, otomatis akan berkurang, mudah-mudahan hal demikian dapat diikuti oleh federasi lainnya sehingga garis pantai di perbatasan internasional dapat terjaga dengan baik," tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Bantan Nazly, Ketua Nelayan Teluk Papal sekaligus Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Desa Teluk Papal, Jaya.(Bku)


Keterangan Foto : Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo bersama Ketua F SPTI - SPSI Bengkalis tengah melakukan penanaman pohon Mangrove secara simbolik di Pantai Teluk Papal Bengkalis dalam perayaan Mayday 2014. Dalam gelaran yang bekerjasama dengan Polres Bengkalis itu, sebanyak 9800 batang Mangrove sukses ditanam untuk menjaga garis pantai Bengkalis yang berbatasan langsung dengan Malaysia.