
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Jalan poros desa Kelemantan
Kecamatan Bengkalis saat ini mengalami kerusakan cuku parah. Lubang besar
menganga di sejumlah titik dan siap memangsa pengguna jalan. Sebagian lubang
ditutup dengan belahan batang kelapa oleh warga.
Kondisi jalan rusak mulai terlihat ketika memasuki Sungai Gadung desa
Ketamputih. Hampir sepanjang dusun Kanjaw desa Kelemantan kondisi jalan
mengalami kerusakan parah. Sejumlah warga bahkan sering terjerembab ke dalam
lubang yang menganga.
Seperti disampaikan Maharani warga Kelemantan, Selasa (6/5). Kerusakan
parah terjadi di sepanjang dusun Kanjaw. Di sepanjang jalan poros ini memang
hanya ada beberapa rumah warga saja. Sepanjang kiri kanan jalan perkebunan
karet, sawit, buah naga milik sebagian besar warga Kota Bengkalis.
"Kami harus berpikir berkali-kali kalau mau berurusan ke kota Bengkalis.
Soalnya kami mesti berjibaku dengan kondisi jalan yang berlubang, besi-besi
angker yang keluar dari perot jalan," ujar Maharani.
Bukan hanya di Kanjau kata Maharani, beberepa ruas jalan di desa
Pematang Duku dan Penebal juga masih rusak parah. Hanya saja, jalan poros
Pematang dan Penebal masuk jalur multiyears, kendati lambat pengerjaan proyek
jalan terus.
"Sementara jalan poros kampung kami sampai ke Sekodi tidak masuk jalur
Multiyears, dan kami juga tidak tahu apakah tahun ini dianggarkan untuk proyek
reguler atau tidak," sebutnya.
Sepanjang jalan Dusun Kanjau bukan hanya mengalami kerusakan cukup parah,
tapi juga semak samun di sepanjang jalan, sunyi dan agak menakutkan. Kata
Maharani, dirinya juga pernah terjatuh dari sepeda motor beberapa hari lalu,
beruntung saat itu dia dibantu adiknya.
"Kalaupun tahun ini tak ada proyek jalan masuk ke kampung kami,
setidaknya pemerintah bisa menggunakan dana perawatan jalan untuk menimbun
sejumlah lubang. Kasihan masyarakat, jangakan pakai mobil, pakai sepeda motor
saja payahnya minta ampun," kata Maharani.
Terpisah,
Wakil Ketua DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan mendesak dinas Pekerjaan Umum (PU)
Pemkab Bengkalis untuk segera memperbaiki kerusakan jalan di sejumlah desa.
Khusus untuk Kecamatan Bengkalis, kata Indra sebagian sudah masuk ke jalur
Multiyears, jadi dana perawatan bisa digunakan lebih maksimal.
"Kalau memang lama rasanya menunggu proyek reguler tahun 2014, itupun
kalau ada, ya sebaiknya pemkab menggunakan dana perawatan jalan saja. Kasihan
masyarakat, jika saban hari harus berjiabku dengan persoalan kerusakan jalan," ujar Indra Gunawan. (Bku)