UN Tingkat SMP di Siak Kecil dan Bukitbatu Ditinjau Bupati

Rabu, 07 Mei 2014

BUKIT BATU, Beritaklik.Com - Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di sejumlah SMP di Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil, Selasa (6/2014). Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Herman Sani, Kepala Inspektorat Muklis, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bengkalis H. Jumari, Camat Bukit Batu M Fadlul Wajdi dan Camat Siak Kecil Zulkifli.

Peninjauan pertama dilakukan Bupati bersama rombongan ke SMPN 1 Bukit Batu dan kemudian dilanjutkan peninjauan ke Madrasah Tsanawiah Negeri (MTS) Bukit Batu, setelah itu peninjauan dilanjutkan ke SMPN 1 Siak Kecil dan kemudian Bupati dan rombongan melanjutkan ke Madrasah Aliyah (MA) Auladan Shalihan untuk menghadiri acara pelepasan kelulusan kelas XII angkatan I.

Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh usai peninjuaan kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa untuk pelaksaan UN tingkat SMP ini berjalan dengan lancar dan tidak ada dietmui kendala baik mengenai soal dan persoalan lainnya.

"Untuk pelaksanaan berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala persoalan selam ujian berlangsung," ujar Bupati.

Ketika ditanya mengenai target rangking kelulusan terutama tingkat SMA bupati mengungkapkan bahwa untuk mencapai hal tersebut ada beberapa aspek yang harus dipenuhi, pertama akses karena saat ini banyak SMA, SMK dan MAN yang masih memilki keterbatasan akses seperti peralatan dan sarana belajar yang tidak terpenuhi, kedua mutu diaman keberadaan guru dan dari tahun ketahun persoalan makin berat dan harus dijadikan pengalaman dan menjadi berat serta befariasi dan harus bijak serta arif mengambil sikap ini.

"Saya yakin dan percaya atas komitmen semua pihak untuk memperbaiki dan insya allah target bagi saya jelas yang terbaik untuk tingkat kelulusan SMA nantinya," harap Bupati.

Mengenai guru kata Bupati saat ini masih terkendala dengan kekurangan tenaga pendidik disekolah, kualitas guru saat ini juga masih kurang dan pemerataan guru sepertinya masih juga kurang seperti kurangnya tenaga pendidik di daerah pedesaan.

"Sistem pemerataan guru saat ini akan dilakukan dan juga akan dilakukan rotasi untuk guru dan ini harus dilakukan agar ada pemertaan tenaga pendidik baik diperkotaan maupun pedesaan," tegas Bupati. (Bku)