
Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto di Gedung MK, Jakarta, Senin (1/4/2013).
JAKARTA, Beritaklik.Com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
memastikan bahwa calon presidennya, Joko Widodo (Jokowi), akan didampingi oleh
figur yang tepat.
Figur tersebut bukan hanya akan
memaksimalkan upaya pemenangan, tapi juga dijamin solid menjalankan
pemerintahan saat menang di pilpres nanti.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, sejumlah
figur yang digodok untuk mendampingi Jokowi telah diplot berdasarkan dengan
agenda permasalahan nasional yang dianggap harus cepat diselesaikan. Tapi Hasto
tak mengungkapkan figur yang dimaksudnya.
"Ada argumentasinya. Tokoh yang muncul bisa jadi bagian dari
penyelenggaraan negara. Nama-nama yang muncul bukan nama sembarangan,"
kata Hasto, saat dihubungi, Sabtu (10/5/2014).
Saat dipertegas bahwa opsi bakal calon pendamping Jokowi telah mengerucut pada
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan mantan Wakil
Presiden Jusuf Kalla, Hasto enggan menjawabnya.
Tapi berdasarkan penilaiannya, kedua figur itu memiliki keunggulan di bidangnya
masing-masing.
Ketika agenda besar pemerintah selanjutnya adalah pemberantasan korupsi, kata
Hasto, sosok Abraham dianggapnya paling layak untuk mendampingi Jokowi.
Tapi jika agenda besarnya adalah untuk percepatan pembangunan dan pemerataan
ekonomi, maka Kalla dianggapnya layak menjadi bakal cawapres Jokowi.
"Siapa cawapresnya bisa dicari berdasarkan masalah yang ingin
diselesaikan. Kita menyiapkan kepemimpinan nasional yang bukan bagi-bagi
kursi," tandasnya.
Jokowi mulai membuka isyarat mengenai bakal cawapresnya. Opsi dianggap
mengerucut pada figur asal Makassar, Abraham dan Kalla, setelah Jokowi
mengatakan pilihannya tertuju pada figur dari luar Jawa saat ia akan berangkat
menuju Makassar. Sumber : kompas.com (Bki)
Keterangan Foto : Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto di Gedung MK, Jakarta, Senin (1/4/2013).