
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) 1x50 MW di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis oleh PT Bumi Laksamana Jaya Group melalui anak perusahaannya PT Riau Energi Tiga (RET) bersama konsorsium PT ZUG Industri Indonesia dan PT PIR sedang berjalan sejak peletakan batu pertama, Februari 2013.
Sedangkan rencana proyek pembangunan PLTU 2x35 MW Desa Buruk Bakul, Kecamatan
Bukit Batu, Bengkalis belum dimulai karena belum adanya penetapakan lokasi
Kawasan Industri Buruk Bakul dari Pemkab Bengkalis. Sebab selain untuk
masyarakat, PLTU ini untuk menunjang kawasan industri.
Hal itu dikemukakan Manager Humas & CSR PT BLJ Group Haspian Tehe, Minggu
(11/05), meluruskan pemberitaan di media, Sabtu (10/5/) lalu. Dikatakan
Haspian, PLTGU Pinggir progessnya sedang berjalan dan orang-orang sedang
bekerja. Jadi tidak benar bila ada yang mengatakan fiktif. PLTGU ini sudah punya
IMB, UKL UPL dan izin lokasi.
"Memang
belum selesai, tetapi pembangunannya sudah ada. Seperti tempat kedudukan
alat-alat turbin gas, boiler, cooling system dan bangunan kantor administrasi.
Dimana-mana, investasi pembangunan PLTGU ini butuh waktu lama, dua sampai tiga
tahun bahkan lebih," katanya.
Sedangkan PLTGU Bukit Batu belum dimulai karena belum ada penetapan lokasi
Kawasan Industri dari Pemkab. Sebab selain untuk masyarakat, rencananya PLTGU
ini untuk menunjang kawasan industri nantinya. (Bku)