BPK Akan Kerjasama Dengan KONI Mengelola Keuangan

Sabtu, 17 Mei 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis akan menjalin kerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Riau, terkait pengelolaan dana hibah dari Pemkab Bengkalis tahun 2014. Selain itu, KONI juga akan bekerjasama dengan akuntan publik.

Seperti disampaikan Wakil Ketua I KONI Bengkalis, Fivetrio Sulistio, Jumat (16/5), langkah ini diambil pengurus KONI dalam upaya menciptakan tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Di samping itu, bantuan dana hibah yang digelontor Pemkab Bengkalis untuk pembinaan olahraga kepada KONI tahun ini juga tidak sedikit, mencapai Rp25 miliar.

"Anggaran sebesar itu sebagian besar diperuntukkan bagi keikutsertaan kontingen Kabupaten Bengkalis pada Porprov Riau 2014 di Indragiri Hulu, mulai dari persiapan hingga keberangkatan. Kemudian untuk Porkab Bengkalis dan pembinaan rutin masing-masing cabang," ujar pria yang akrab disapa Lilik.

Dipaparkan Lilik, melalui kerjasama dengan BPK dan akuntan publik ini, diharapkan tata kelola keuangan KONI Bengkalis bisa memenuhi atau paling tidak mendekati standar yang telah ditetapkan pemerintah mengingat dana yang digunakan merupakan dana APBD.

"Dana Rp25 miliar ini tidak sedikit, tentu kita perlu ekstra hati-hati dalam pengelolaannya. Baik dalam penggunaannya maupun administrasi, harus benar-benar transparan dan mengacu pada standar keuangan pemerintah. Kita tidak ingin nantinya menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari seperti yang terjadi di beberapa KONI kabupaten kota di Tanah Air," ujar Lilik.

Diakui Lilik, dana hibah sebesar Rp25 miliar yang dianggarkan pada APBD 2014 ini belum cair. Pihaknya berharap dana itu segera dicairkan Pemkab Bengkalis mengingat saat ini KONI Bengkalis sangat membutuhkan dana tersebut untuk persiapan atlet yang akan memperkuat Kabupaten Bengkalis di Porprov nanti.

"Dampak belum cairnya dana hibah KONI, membuat persiapan atlet yang akan berlaga di Porprov Oktober mendatang, agak terganggu. Seharusnya sekarang kita sudah mulai melakukan pemusatan berjalan, tapi belum bisa dilakukan. Mudah-mudahan Pemkab secepatnya mencairkan dana tersebut," harap Lilik. (Bku)