Akses Menuju Situs Sejarah Datuk Laksmana Putus

Senin, 26 Mei 2014

Akses berupa jembatan menuju situs serah meriam Datuk Laksamana Raja Dilaut di Muara Sungai Bukit Batu amblas ke Laut. Foto diambil, Jumat (23/5).

BUKITBATU, Beritaklik.Com - Akses jalan dan jembatan menuju situs sejarah Meriam Datuk Laksamana Raja Dilaut di Desa Bukit Batu bagian laut sangat memprihatinkan. Pasalnya, satu-satunya jalan menuju meriam tersebut terputus alias amblas ke laut sehingga tiadak ada jalan untuk menuju ke sana.

Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Bukit Batu, Sapri, kepada sejumlah wartawan, Jumat (23/5), akses menuju situs meriam Datuk Laksamana Raja Dilaut yang terletak di Desa Bukit Batu bagian laut, putus dan tidak bisa dilewati lagi.

"Sangat memprihatinkan, jembatan yang menghubungkan ke meriam sudah amblas ke laut," ujar Sapri.

Para pengunjung atau pun wasatawan yang ingin melihat dari dekat Meriam Datuk Laksamana di Muara Sungai Bukit Batu, kini tidak bisa lagi. Padahal situs tersebut merupakan salah satu titik yang memiliki nilai historis tinggi, dahulunya Datuk Laksamana memang terkenal sebagai penakluk dalam peperangaan laut. Meriam yang menjadi alat perang ini kini memang tinggal sedikit, salah satunya yang terletak di muara Sungai di Bukit Batu.

"Perhatian pemerintah kita nilai masih minim, seharusnya situs-situs sejarah harus direnovasi sedemikian rupa mempermudah pengunjung untuk melihat dari dekat, sehingga tidak terbengkalai seperti sekarang ini," ujarnya.

Kepala UPTD Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kecamatan Bukit Batu, Refri dikonfirmasi terkait kondisi akses jalan menuju situs sejarah tersebut, mengatakan pihaknya belum mengetahui secara persis.

"Beberapa waktu lalu kita sudah berbicara dengan Kepala Dinas Budparpora Kabupaten Bengkalis mengenai jalan menuju rumah maupun makam Datuk Laksamana di Desa Sukajadi. Insya Allah usulan perbaikan jalannya akan dilaksanakan, namun mengenai kondisi jembatan menuju meriam di Desa Bukit Batu bagian laut akan kita tinjau lagi untuk dilaporkan ke kabupaten," ujarnya. (Bku)

Keterangan Foto :
Akses berupa jembatan menuju situs serah meriam Datuk Laksamana Raja Dilaut di Muara Sungai Bukit Batu amblas ke Laut. Foto diambil, Jumat (23/5).