
Mahfud MD
JAKARTA,
Beritaklik.Com
- Bergabungnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, sebagai Ketua
Tim Pemenanganan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dianggap
dapat menyedot suara pemilih Islam.
Peneliti senior Founding Father House (FFH) Dian
Permata, mengatakan bergabungnya Mahfud MD ke gerbong besar Prabowo-Hatta
menambal kekuatan pasangan yang diusung Gerindra, PAN, PPP, PKS dan Golkar.
"Mahfud MD memberi warna dan menambah kekuatan Nahdlatul Ulama (NU) yang
awalnya tidak dimilki pasangan ini. Praktis penestrasi pasangan ini agak lebih
terbuka jika dibandingkan sebelumnya," jelas Dian, Sabtu (24/5/2014).
Dia menambahkan, Mahfud MD merupakan sosok yang dibesarkan di lingkungan budaya
NU. Kelebihan lainnya, dia juga bagian dari keluarga besar PKB.
"Pasangan ini (Prabowo-Hatta) memang terlihat seperti ingin serius
menggarap pasar pemilih Islam yang ceruknya sangat besar," tegasnya.
Dian mengaku, Prabowo-Hatta memanfaatkan kekurangan pasangan Joko Widodo
(Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) hanya didukung satu partai islam, yakni PKB.
Oleh karenanya, kubu Jokowi mengantisipasi dengan merekrut sejumlah tokoh yang
dekat dengan Islam, seperti Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.
"Khofifah tahu betul bagaimana penestarsi di kantung-kantung suara
traditional NU dan pondok. Karena pernah jadi Cagub jatim 2008 dan 2013,"
terangnya.
Sehingga dalam musim kampanye pilpres 2014 nanti, akan terlihat jelas bagaimana
pertarungan Mahfud MD melawan Khofifah dalam mendapatkan suara warga NU atau
yang dikenal Nahdliyin, buat pasangan capres-cawapres mereka masing-masing.
Sumber : okezone.com (Bki)
Keterangan Foto : Mahfud MD