
Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla saat pengundian nomor urut, Jakarta, Minggu (01/06/2014).
Beritaklik.Com - Aktivis perempuan yang juga merupakan salah satu
penggagas berdirinya Komnas HAM, Ita Fatiah Nadia, membeberkan penilaiannya
terhadap visi dan misi dua pasangan capres-cawapres yang akan bertanding di
Pilpres 2014.
Menurut Ita, visi dan misi Prabowo-Hatta lebih simpel ketimbang visi misi
Jokowi dan Jusuf Kalla. "Pertama, saya mendapatkan satu struktur visi misi
yang tidak banyak memberikan basis tentang situasi kondisi dari masyarakat
Indonesia. Dia langsung masuk kepada permasalahan di Indonesia yang ingin
membangun," kata Ita dalam diskusi bertajuk Perempuan Memantau Visi dan
Misi Capres, di Cikini, Jakarta, Minggu 1 Juni 2014.
Ita mengatakan, jika perempuan tidak dimasukkan dalam kategori utama, ada
indikasi nantinya faktor perempuan menjadi rentan. "Berbicara masalah
perempuan, perempuan dimasukkan dikategori sosial, budaya, olahraga, tidak
menjadi utama. Tidak jelas tentang perlindungan yang efektif," tambahnya.
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka juga menggarisbawahi
bahwa visi misi seorang calon presiden harus memiliki unsur yang lebih
kerakyatan, terutama perempuan.
"Visi misi secara keseluruhan juga untuk perempuan, juga harus diingat
tentang persoalan sosio-demokrasi, demokrasi yang dimaksud bukan lagi sekedar
demokrasi politik, persoalan kesejahteraan, rakyat bukan hanya dibutuhkan pada
saat pemilu," paparnya.
Konsisten perjuangkan perempuan
Cendikiawan muslim Marwah Daud Ibrahim menilai visi misi capres, baik
pasangan Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK, sudah cukup konsisten memperjuangkan
hak perempuan.
"Prabowo-Hatta akan menempatkan 30 persen perempuan di kursi menteri dan
kebijakan ini bisa ditagih nanti," kata Marwah saat ditemui di acara yang
sama.
Marwah mengatakan, pasangan Prabowo-Hatta sudah secara inklusif ingin
menetapkan kebijakan tentang hak perempuan di negara ini. "Selain itu
pelaku pasar, rakyat tidak hanya laki-laki, tetapi perempuan juga mempunyai andil
di situ," ujar Marwah. Sumber : viva.co.id (Bki)
Keterangan Foto : Pasangan calon
presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf
Kalla saat pengundian nomor urut, Jakarta, Minggu (01/06/2014).