
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Mengantisipasi melonjaknya harga
kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1435 H, Dinas Perindustrian
dan Perdangan (Diperindag) Kabupaten Bengkalis akan melakukan koordinasi dengan
distributor berbagai jenis sembako. Selain itu, operasi di setiap pasar ataupun
sidak akan intensif dilakukan guna memastikan tidak ada kenaikan harga barang
yang signifikan serta memberatkan masyarakat.
Kepala Disperindag Kabupaten Bengkalis Ismail melalui Kepala Bidang (Kabid)
Perdagangan Dalam Negeri, Raja Airlingga, Senin (2/6), memastikan dalam waktu
dekat tim Disperindag akan melakukan operasi di setiap pasar untuk melihat
harga sembako yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kendati sejauh ini
harga sembako masih relatif aman, kalaupun mengalami kenaikan itu diperkirakan
hanya sebesar 10 persen dibandingkan pada hari-hari biasa dan kenaikan ini
masih relatif dapat dijangkau masyarakat.
"Kita akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak
distributor di setiap kecamatan untuk mengontrol harga barang kususnya sembako,
memang pada hari-hari besar seperti bulan puasa, hari raya dan sebagainya
permintaan barang meningkat, sedangkan stok yang tersedia terbatas sehingga
selalu terjadi kenaikan harga," paparnya.
Selain melakukan koordinasi dengan distributor, pihaknya akan melakukan sidak ke pasar-pasar guna menghindari adanya ulah pedagang nakal yang ingin
cari keuntungan dengan menaikan harga secara sepihak. "Kita tidak
dapat mempungkiri ada kenaikan harga barang seperti daging yang dapat melonjak
secara tajam jika stoknya menipis atau terlambat didistribusikan ke Bengkalis.
Tapi kita akan upayakan bila alami kenaikan, itu tidak terjadi secara cepat
atau signifikan sebab akan memberatkan masyarakat," ujarnya.
Raja juga meminta masyarakat untuk dapat melaporkan kepada ke Disperidag bila
menemukan ada pedagang yang seenaknya menaikan harga barang khususnya sembako.
Berdasarakan laporan ini, pihaknya dapat menindak lanjutinya dengan memberikan
sanksi ataupun teguran kepada distributor atau pedagang terkait. (Bku)