Jalan Poros Bantan Semakin Parah, Masyarakat Desak Segera Diperbaiki

Jumat, 06 Juni 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Masyarakat kembali mengeluhkan kondisi jalan poros Kecamatan Bantan. Sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan parah, bahkan ruas jalan yang ditimbun base pada tahun 2013 lalu juga berlubang-lubang dan sulit dilewati.

Seperti disampaikan salah seorang masyarakat Bantan, Firdaus, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya sudah dibase saat ini kondisinya semakin sulit dilewati. Seperti di ruas jalan sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) desa Bantan Tua, beberapa titik di desa Muntai dan lainnya.

Selain ruas jalan yang dibase, sejumlah titik yang sebelumnya tidak dibase juga mengalami kerusakan parah. Hal itu terlihat di beberapa ruas jalan di desa Muntai dan lainnya. "Jalan yang sudah dibase sebaiknya dicor tahun ini, kalau tidak kondisinya akan semakin sulit dilalui," ujar Firdaus, Jumat (6/6).

Janji Kadis PU, H Muhammad Nasir yang akan segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut juga belum terlihat realisasinya. Sampai saat ini proses tender saja belum dimulai, mustahil pekerjaan perbaikan atau peningkatan jalan bisa dikerjakan dalam waktu dekat.

"Beginilah saban tahun, pekerjaan baru dimulai di penghujung tahun, masyarakat yang paling dirugikan karena saban hari berkutat dengan persoalan jalan rusak," keluh Firdaus.

Firdaus juga menyangsikan dana perawatan jalan yang dialokasikan masing-masing Kecamatan bisa dikerjakan dalam waktu dekat.

Mengingat sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan akan dilakukan. "kita juga tidak tahu apakah ini ada kaitannya dengan pengesahan APBD dengan Prkada atau memang gerak SKPD-nya yang memang lambat," kata Firdaus.

Kendati begitu, masyarakat kata Firdaus tetap berharap perbaikan jalan poros Kecamatan Bantan bisa dilakukan sebelum lebaran tahun ini, minimal menimbun lubang yang menganga di sejumlah titik. "Kalau berharap jalan poros dihotmik atau rigid mungkin prosesnya cukup lama, ditumbun saja jalan yang berlubang jadilah, ajab betul kami," keluh Firdaus lagi. (Bku)