
Pasangan capres-cawapres, Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK mengikuti acara debat di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Senin (9/6/2014). Debat akan dilakukan sebanyak lima kali selama masa kampanye.
JAKARTA, Beritaklik.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengevaluasi penyelenggaraan
debat pertama capres-cawapres.
Hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pada saat debat kedua
yang hanya mempertemukan pihak capres, Prabowo Subianto dan Joko Widodo yang
digelar pada Minggu (15/6/2014) malam ini.
Anggota KPU, Sigit Pamungkas memutuskan, perubahan untuk debat kedua. Di
antaranya, dilakukan pada sisi tata letak ruang dan format debat. Perubahan
tersebut merupakan hasil kesepakatan pihak stasiun televisi selaku pihak yang
menyiarkan langsung proses debat dan kedua tim sukses capres-cawapres.
"KPU sudah melakukan pertemuan dengan media penyiaran, bersama dengan tim
pasangan calon untuk mendiskusikan layout ruangan, juga menyangkut design
debatnya," kata Sigit.
Menurut Sigit, perubahan tata letak ruang debat terjadi sedikit perubahan,
seperti posisi berdiri moderator, antar-capres dan kursi pendukung dan
undangan.
"Nanti layout-nya akan lebih rileks antara kandidat. Nanti lihat saja
tanggal mainnya," ujarnya.
Sementara, perubahan pada sisi format atau alur debat terjadi pada waktu tanya
jawab antar-calon yang diperpanjang menjadi 28 menit dalam satu segmen dari
total durasi debat 90 menit. Pada debat sebelumnya, waktu tanya jawab
antar-calon hanya 12 menit.
"Kalau kemarin ada pertanyaan penutup dari moderator ke kedua calon, nanti
tidak ada lagi. Dan waktu pertanyaan tersebut digeser untuk waktu
antar-kandidat untuk mengajukan pertanyaan kembali. Jadi, waktu untuk
melontarkan pertanyaan dan saling menanggapi antar-kandidat lebih diperbanyak
sehingga pertanyaan dari kandidat lebih dari satu," paparnya.
Rencananya, KPU menggelar debat kedua Pilpres 2014 yang hanya mempertemukan
kandidat calon presiden, yakni antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo
(Jokowi), di Hotel Gran Melia, Jakarta, pada Minggu (15/6/2014) malam ini.
Pada debat kali kedua nanti, Ekonomi dari Universitas Brawijaya (Unbraw) Malang
Ahmad Erani Yustika akan memandu 'perang' visi, misi, program kerja dan gagasan
andalan antara Prabowo dan Jokowi dalam balutan tema, 'Pembangunan Ekonomi dan
Kesejahteraan Sosial'. Sumber :
Tribunpekanbaru.com (Bki)
Keterangan
Foto : Pasangan capres-cawapres,
Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK mengikuti acara debat di Balai Sarbini, Jakarta
Selatan, Senin (9/6/2014). Debat akan dilakukan sebanyak lima kali selama masa
kampanye.