Listrik PLN Padam, Bocah Usia 10 Tahun dan Ibunya Terbakar

Selasa, 24 Juni 2014

Bocah umur 10 tahun terpaksa dirawat di RSUD Bengkalis akibat luka bakar tadi malam.

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pemadaman listrik yang dilakukan pihak PLN Ranting Bengkalis pada Senin (23/6) malam tepatnya setelah manghrib memakan korban. Seorang bocah usia 10 tahun dan ibunya, warga Desa Sebauk, Bengkalis terbakar akibat lampu teplok yang hendak dihidupkan sebagai penerangan menggantikan listrik PLN, meledak.

Hidayatullah, bocah umur 10 tahun warga Desa Sebauk, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, terbakar gara-gara lampu minyak tanah yang ingin dinyalakannya meledak. Kejadian naas itu sekitar pukul 18.30 WIB atau saat PLN melakukan pemadaman. Karena gelap lalu bocah malang itu bersama ibunya Norasimah (38), seorang janda yang tinggal di RT/RW 08/03 coba menghidupkan lampu minyak tanah yang ada di rumahnya.

Namun naasnya, lampu teplok tersebut meledak dan membakar sekujur tubuh anaknya. Ia juga mengalami luka bakar di bagian wajah.

"Listrik padam, kami ingin menghidupkan lampu minyak tanah. Tapi tiba-tiba lampu itu meledak dan mengenai anak saya, sekujur tubuhnya mengalami luka bakar lumayan parah di bagian depan disebabkan api itu lengket di bajunya," ujar Norasimah ketika ditemui di RSUD tadi malam.

Hidayatullah kini dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis kerena sekujur tubuhnya mengalami luka bakar mencapai 70 persen. Sementara Norasimah juga mengalami luka bakar di wajahnya.

Seperti diketahui, listrik di sebagian besar wilayah Pulau Bengkalis mengalami gangguan pada jaringan utama bawah tanah (express feader) sejak Sabtu (21/6/2014) malam lalu, menjelang maghrib tadi sudah berhasil diperbaiki oleh tim teknis PLN sehingga lampu sudah normal kembali.

Anehnya, ketika perbaikan selesai dan listrik kembali menyala di wilayah yang sempat mati dua hari dua malam itu, malah di wilayah Kelapapati dan Meskom, termasuk Sebauk yang sebelumnya tidak mengalami gangguan, justru tiba-tiba padam dan baru hidup kembali sekitar pukul 22.30 WIB. (Bku)