Memasuki Musim Liburan Sekolah, Penyeberangan Roro Meningkat

Selasa, 24 Juni 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sejak memasuki masa liburan sekolah, arus kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan roro meningkat tajam. Pantauan Senin (23/6) dan Selasa (25/6), antrean kendaraan di penyeberangan roro Sungai Selari, Kecamatan Bukitbatu dan Air Putih, Kecamatan Bengkalis cukup panjang.

Antrean kendaraan seperti pada Senin, mulai terjadi pada tengah hari hingga malam hari. Di penyeberangan Air Putih, dari pukul 12.00 WIB jumlah kendaraan terus merengsek memadati jalan menuju pelabuhan roro bahkan sampai ke APMS PT BLJ yang didominasi kendaraan pribadi yang ingin keluar pulau Bengkalis. Pengemudi kendaraan yang sampai di Air Putih tengah hari baru bisa menyeberang pada pukul 15.30 WIB.

Disisi lain, kepadatan kendaraan juga terjadi di pelabuhan Sungai Selari, ratusan mobil yang hendak menyeberang harus rela antri berjam-jam. Penyebab antrian adalah masa liburan sekolah, jelang masuknya bulan suci Ramadhan ditambah dengan kapal roro yang beroperasi hanya sebanyak tiga kapal dari lima kapal yang tersedia melayari rute Pulau Bengkalis-Daratan Sumatera. Kondisi tersebut tak urung membuat pengguna jasa roro kecewa, belum lagi ulah sejumlah warga yang menerobos antrian dengan berbagai dalih.

"Sekarang ini musim liburan sekolah dan mudik balek kampung, baik ke pulau Bengkalis maupun warga Bengkalis yang bepergian ke berbagai kota di Riau dan luar Riau. Kita dapat kabar kalau kapal roro yang beroperasi hanya tiga unit, padahal ada lima kapal yang sekarang bisa beroperasi, sehingga antrian panjang seperti ini tak perlu terjadi. Seharusnya dua kapal yang diparkir yang di pelabuhan kargo itu bisa beroperasi mengurangi antrian," kesal Sidik, warga Bantan yang hendak ke Pekanbaru, Senin (23/6).

Pada Selasa kemarin, jumlah kendaraan yang menuju atau keluar pulau Bengkalis masih cukup tinggi walau antrian yang terjadi tidak seperti sehari sebelumnya. Namun seperti disambung Sidik, seharusnya ada solusi atau kebijakan khusus dari dinas perhubungan Bengkalis maupun pengelola jasa penyeberangan roro mengoperasikan dua kapal yang diparkir. Ia sendiri mengaku harus antri 4 jam di pelabuhan Air Putih padahal saat sampai di pelabuhan hanya antri beberapa puluh meter dari loket karcis roro.

Kepala Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kabupaten Bengkalis Jaafar Arif yang dikonfirmasi soal tersebut membenarkan kalau terjadinya antrian kendaraan dalam beberal hari belakangan. Soal jumlah kapal yang beroperasi ia menyebut bahwa dari hari Senin sampai Kamis hanya dioperasikan tiga kapal dan pada Jumat sampai Minggu sebanyak empat kapal. Selain itu ada kapal yang masih melakukan pengurusan administrasi berlayar yaitu KMP Aeng Mas.

"Memang terjadi antrian kendaraan bermotor di dua pelabuhan tersebut dikarenakan masa liburan sekolah dan warga yang datang maupun keluar pulau Bengkalis pergi ziarah jelang bulan Ramadhan. Namun sesuai dengan aturan yang sudah kita buat, Senin sampai Jumat hanya dioperasikan tiga kapal roro, dan belum ada kemungkinan melakukan penambahan armada untuk berlayar pada waktu tersebut," jawab Ja'afar.

Kemudian ditambah mantan Camat Bengkalis ini, KMP Aeng Mas sendiri masih melakukan pengurusan izin berlayar. Padatnya kendaraan membuat warga harus rela antrian dan pihak Dishubkominfo bersama pengelola jasa roro mengupayakan agar semua kendaraan yang antria bisa diseberangkan walaupun sampai malam hari. Kadis berharap supaya masyarakat bersabar untuk menyeberang serta tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji, diantaranya menyerobot antrean dengan berbagai alasan. (Bku)