Turunkan Angka Penyakit Diare, Diskes Gelar Pelatihan Wira Usaha Sanitasi

Selasa, 24 Juni 2014

Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Moch. Sukri meninjau praktek lapangan peserta pelatihan pembuatan alat sanitasi di Air Putih, baru-baru ini.

Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Moch. Sukri meninjau praktek lapangan peserta pelatihan pembuatan alat sanitasi di Air Putih, baru-baru ini.

BENGKALIS, Beritaklik.Com -
Dalam rangka percepatan akses jamban keluarga sehat dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air dan penyakit berbasis lingkungan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis menggelar pelatihan wirausaha sanitasi yang dipusatkan Hotel Marina, 9-12 Juni lalu.

Selain pembekalan materi, peserta juga diberi praktik langsung di lapangan yang digelar di Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis selama dua hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Moch Sukri kepada wartawan, Selasa (24/6) mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian percepatan akses jamban keluarga sehat dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air dan penyakit berbasis lingkungan.

Dipaparkan Sukri, Dinas Kesehatan sudah melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui pendekatan pemberdayaaan masyarakat dalam kaitannya membuat jamban keluarga sehat dan terciptanya kesadaran tidak lagi buang di tempat terbuka seperti di kebun dan di parit-parit.

Kegiatan ini juga merupakan rencana aksi program lingkungan sehat dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah sejalan dengan meningkatkan akses sanitasi guna mendukung capaian MDG's 2015, yaitu penyehatan lingkungan goal 7 penyedian air minum dan fasilitas Sanitasi dasar, Dipaparkan Sukri, sejauh ini masih ada ditemukan masyarakat yang berperilaku buruk dengan buang air besar sembarangan.

Hal ini salah satunya disebabkan persoalan ekonomi serta mahalnya biaya pembuatan jamban, sehingga membuat masyarakat enggan membuat jamban mahal.

"Untuk itu melalui kegiatan wirausaha sanitasi ini,masyarakat tidak hanya mampu menciptakan lingkungan sehat dan bersih, namun juga mampu menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakata," ujarnya.

Ditambahkan Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Bengkalis, Edi Sudarto, pelatihan wirausaha sanitasi ini melibatkan 20 orang peserta terdiri dari 11 orang tenaga sanitarian dari 11 puskesmas, ditambah 5 orang perangkat desa dan 4 orang kader kesehatan dari masyarakat desa.

Narasumber kegiatan dari Kementerian Kesehatan yang diwakili Abu Naim dan Agung Murnomosuko, sanitarian dari Provinsi Jawa Timur yang telah berhasil sebagai wirausaha sanitasi. Kemudian dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Ignatus Trismon dan Koordinator STBM Riau Agus Supriyanto.

Selain mendapat materi dari narasumber, peserta pelatihan juga mendapat praktek lapangan,selama 2 hari yang dipusatkan di Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis. (Bku)