Dishub Klaim Antrean Kendaraan Dipelabuhan Roro Air Putih & Sei Selari Masih Terkendali

Rabu, 25 Juni 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Meski antrean kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat masih terjadi di pelabuhan roro Air Putih dan Sei Selari, Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bengkalis mengklaim masih dapat ditangani dan terkendali.

"Sejak dua minggu belakangan ini, arus kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan kapal ferry roro antara Pulau Bengkalis dengan daratan Sumatera melonjak tajam. Kondisi tersebut masih dapat dikendalikan terutama pada hari kerja yang dilayari tiga kapal feri (Senin sampai Kamis). Baru pada Jumat hingga Minggu kapal feri beroperasi empat kapal," ungkap Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishubkominfo Bengkalis, Asnurial, Rabu (25/6).

Dipaparkan Asnurial, pada hari Senin sampai Kamis, sesuai aturan yang dibuat sebelumnya serta kesepakatan dengan pengelola jasa penyeberangan hanya dioperasikan tiga kapal saja. Tetapi sejak dua pekan belakangan pada hari kerjapun jumlah kendaraan meningkat drastis yang menyebabkan terjadinya antrean. Hanya saja antrean tersebut masih dapat dikendalikan dimana tiga kapal yang beroperasi masih dapat melayani semua kendaraan yang ingin menyeberang.


Penyebab terjadinya antrean, menurut Asnurial, bukan hanya karena jumlah kapal feri yang beroperasi, melainkan juga karena dermaga yang ada saat ini hanya satu. Sehingga aktivitas bongkar muat kendaraan dari kapal ke darat harus bergantian memakan waktu yang agak lama. Musim liburan sekolah serta akan masuknya bulan suci Ramadan membuat jumlah kendaraan yang mau menyeberang bertambah.


"Sampai saat ini belum ada rencana kita bersama pengelola kapal feri menambah jumlah kapal yang beroperasi untuk hari Senin sampai Kamis. Kecuali nanti menjelang Idul Fitri, kita memprediksi arus kendaraan bukan lagi sebatas antrean tapi bakal membludak. Menghadapi situasi seperti itu nantinya kita akan gelar rapat koordinasi penambahan jumlah kapal maupun waktu keberangkatan kapal," tegas Asnurial.


Mantan Camat Bantan ini menambahkan, direncanakan mulai pertengahan Ramadhan kapal feri yang beroperasi menjadi empat bahkan tidak tertutup lima kapal sekaligus. Selain itu jadwal keberangkatan tidak lagi sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat sebelumnya, dimana bongkar muat kendaraan bisa dilakukan secara langsung. Juga trip keberangkatan kapal akan ditambah, supaya semua kendaraan yang antre pada hari tersebut terangkut semuanya.


"Menghadapi Idul Fitri nanti, segala kemungkinan yang terjadi di pelabuhan roro akan dikoordinasikan dengan stakeholder terkait juga pengelola jasa penyeberangan. Untuk saat ini para pengguna jasa roro harap bersabar terutama pada hari kerja, kita belum melakukan penambahan kapal yang beroperasi karena masih dapat dikendalikan," tutupnya. (Bku)