Karhutla Terjadi Di Bukit Sembilan

Rabu, 25 Juni 2014

BUKITBATU, Beritaklik.Com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Dusun Air Raja Bukit Sembilan, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukitbatu Kabupaten Bengkalis, Selasa (24/6) sore.

Sejauh ini titik api masih belum tertangani karena kesulitan akses menuju ke lokasi kebakaran yang berada di tengah hutan serta jauh dari pemukiman masyarakat.

Informasi menyebutkan bahwa lahan yang terbakar di Bukit Sembilan milik warga peladang yang diduga akan membuka lahan dengan cara merambah kemudian membakar sampah.

Polsek Bukitbatu bersama Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT.BBHA/SPM maupun Masyarakat Peduli Api (MPA) Tanjung Leban, Rabu (25/6) kemarin sudah bergerak menuju lokasi kebakaran, termasuk membawa alat berat eskavator dan peralatan pemadam kebakaran.

Kapolsek Bukitbatu Kompol Sasli Rais ketika dihubungi, Rabu (25/6), membenarkan adanya karhutla di Bukit Sembilan pada titik koordinat N.01.23.41.4 E 101.43.01.6. Untuk langkah penanganan pihaknya bersama RPK PT BBHA/SPM dan MPA kemarin sudah diterjunkan ke lokasi untuk pemadaman api karena lahan yang terbakar betada di tengah hutan jauh dari pemukiman warga sehingga dikhawatirkan api akan terus meluas ke lokasi di sekitarnya.

"Kita sudah mendapat laporan terjadinya karhutla di kawasan Bukit Sembilan, namun sejauh ini belum dapat dipastikan berapa jumlah titik api yang terdapat di lokasi karhutla tersebut. Lokasi karhutla sangat jauh dan sulit dijangkau karena ketiadaan akses jalan, sehingga personil yang diperbantukan kesana harus berjalan kaki dari akses jalan terakhir. Selain itu kita juga mengerahkan satu unit eskavator untuk antisipasi meluasnya kebakaran,"terang Kapolsek.

Diperkirakan seluruh rombongan pemadaman api baru akan sampai ke lokasi karhutla secepatnya Rabu malam atau Kamis pagi. Sedangkan luas lahan yang terbakar ia belum dapat memastikan karena lokasinya yang sulit dijangkau. Tapi dari informasi sementara luas lahan terbakar belum mencapai 10 hektar.

"Yang kita khawatirkan bukan berapa luas lahan yang terbakar, tapi api akan menjalar di dalam lahan gambut apabila tidak segera dilakukan penanganan," ujar Kapolsek.

Kawasan Bukit Sembilan merupakan lahan ganbut tebal yang sangat rentan karhutla, dimana pemadaman akan sangat sulit bila api sudah meluas dan membakar tidak hanya d iatas lahan tapi juga ke dalam lahan gambut. Alat berat yang dikirim akan dimanfaatkan untuk menggali kanal disekitar lokasi kebakaran supaya tidak meluas serta mendapatkan sumber air.

"Siapa pemilik lahan yang terbakar di Bukit Sembilan belum diketahui, kita akan melakukan penelusuran siapa yang punya lahan termasuk pelaku pembakaran. Polsek Bukitbatu akan mengambil tindakan tegas kepada siapapun yang terbukti serta tertangkap tangan melakukan pembakaran maupun perambahan lahan,"tegas Kapolsek.

Sejak dua bulan terakhir Polsek Bukitbatu menangani empat LP dengan enam orang tersangka yang meliputi kasus pembakaran lahan, perambahan hutan dan ilegal logging. Ada dua LP kasus pembakaran lahan dengan dua tersangka, satu LP perambahan lahan dua orang tersangka dan satu LP ilegal logging juga sudah ditangkap dua orang tersangka. (Bku)