
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sejak seminggu terakhir antrean kendaraan di
pelabuhan penyeberangan roro di Sungai Selari Kecamatan Bukitbatu dan Air
Putih, Kecamatan Bengkalis masih terus berlangsung. Sejumlah warga pengguna
jasa kapal feri roro mendesak supaya dilakukan penambahan armada kapal roro.
"Kapal roro yang beroperasi sekarang masih kurang untuk melayani kendaraan
yang ingin menyeberang ke pulau Bengkalis maupun daratan Sunmatera. Apalagi
jelang masuknya bulan suci Ramadhan ditambah masa liburan sekolah membuat kita
terpaksa harus antri berjam-jam untuk menyeberang. Seharusnya Dinas Perhubungan
Bengkalis mengambil solusi, misalnya menambah armada kapal roro," ujar
Widodi Marcon, warga Dumai yang sering ke Bengkalis, Jum'at (27/6).
Pria yang berprofesi sebagai kontraktor ini mengaku kalau sejak beberapa
tahun belakangan sering ke Bengkalis menggunakan jasa penyeberangan roro. Namun
sejak beberapa waktu belakangan terutama seminggu terakhir antrian kendaraan
cukup padat, ditambah lagi keterbatasan armada roro yabg beroperasi. Disebutnya
juga, Dishubkominfo Bengkalis bersama pengelol jasa penyeberangan bisa menambah
minimal 1 atau 2 kapal lagi.
"Sekarang saja mau masuk Ramadhan antrian kendaraan luar biasa. Tentunya jelang Hari Raya Idul Fitri ataupun beberapa hari pasca Lebaran tentu jumlah kendaraan yang menyeberang bakal membludak. Selain masa liburan dan menyambut bulan Ramadhan, maupun menghadapi Lebaran sebaiknya dilakukan penambahan kapal roro,"saran Widodi.
Sementara itu Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Telekomunikasi
dan Informatika Kabupaten Bengkalis, Asnurial menegaskan kalau setakat ini belum
ada penambahan kapal roro.
Armada yang ada saat ini dinilai masih mencukupi
untuk melayani kendaraan yang akan menyeberang ke pulau Bengkalis ataupun
daratan Sumatera. Sistem penyeberangan masih tetap diberlakukan 3 kapal untuk
hari Senin sampai kamis dan 4 kapal dari Jumat hingga Minggu.
"Sejauh ini belum ada rencana penambahan armada kapal roro karena armada yang ada saat ini dinilai sudah mencukupi. Kalaupun terjadi antrian kendaraan masih dalam batas kewajaran, dan setiap terjadi antrian semua kendaraan tetap terangkut walau sampai malam. Hanya saja pada masa jelang atau sesudah Idul Fitri kapal yang beroperasi hanya tinggal menambah trip penyeberangan," kata Asnurial.
Ditambah Asnurial, kapal yang dioperasikan masih mengacu pada sistem yang
diberlakukan sebelumnya, 3 kapal pada hari kerja dan 4 kapal di akhir pekan.
Antrian yang terjadi sekarang dinilai masih dalam batas kewajaran, dan masih
terlayani oleh armada yang beroperasi sekarang ini. Khusus untuk menghadapi
Idul Fitri Dishubkominfo akan menggelar rapat koordinasi serta sistem
penyeberangan dengan armada yang ada saat ini.
"Selain itu, apabila dilakukan penambahan kapal roro, juga tidak
memungkinkan dikarenakan dermaga yang ada di Sungai Selari dan Air Putih hanya
satu dermaga," ulas Asnurial. (Bku)