
Bengkalis-Pemkab Bengkalis melalui Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan berencana akan membangun pasar tradional berkonsep modern di Duri tahun ini. Pembangunan pasar baru yang berlokasi di Balai Makam ini dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan di pasar lama saat ini.
Kepala Dinas PKP Indra Gunawan, Kamis (10/1),
menjelaskan pasar yang akan dibangun berlantai 2 dilengkapi dengan tempat
parkir di basement. Diprediksi akan menelan dana sebesar 23 miliar
bersumber APBD Kabupaten Bengkalis dan APBN dengan sebanyak 300-an kios.
"Untuk pembangunan pasar ini akan memakan
waktu dua tahun. Terdiri dari dua bangunan yakni untuk pasar basah dan pasar
kering diatas tanah seluas 1,5 hektar. Untuk pasar basah diperuntukkan
bagi pedagang yang berjualan kebuthan sehari-hari yang dana pembangunannya
bersumber daru APBN sebesar 7 miliar. Sementara pasar kering diperuntkan bagi
pedagang yang berjualan pakaian dan lainnya menggunakan dana APBD
Bengkalus Rp,15 miliar," terang Indra.
Indra menambahkan Keberadaan pasar baru di Balai
Makam tersebut nantinya tidak akan mematikan pasar yang ada saat ini. Ia juga
menyebut tidak akan merelokasi pedagang dari pasar lama ke pasar nantinya.
Karena pembangunam pasar tradisional berkonsep modern ini memang dimaksudkan
untuk menambah keberadaan pasar di Duri,sehingga tidak terjadi penumpukan
transaksi di satu pasar seperti yang terjadi saat ini.
“Kita berupaya memecah konsentrasi perputaran
uang di satu tempat karena di Mandau itu pasar yang berada di Jalan Jendral
Sudirman sangat padat. Bahkan pada pagi hari areal pasar sesak dengan kendaraan
dan kerap terjadi macet, nah hal ini bagian dari solusi kita untuk membangun
pasar di Duri,”(um)