
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Memasuki H-6 Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah,
arus mudik di pelabuhan roro Air Putih Bengkalis maupun Sungai Pakning masih
terpantau lengang. Belum ada terlihat antrean kendaraan, semuanya terlihat
normal. Diprediksi kepadatan penumpang yang menggunakan jasa angkutan
penyeberangan akan terjadi mulai Jumat (25/7) atau H-3 jelang lebaran.
"Saat ini baik penyeberangan di pelabuhan roro Air putih Bengkalis maupun
Sungai Pakning masih terpantau lengang (normal). Karena belum padat, kita masih
mengoperasi armada seperti jadwal hari biasa, yakni 4 armada beroperasi 1
lagi standby. Begitu juga jam operasi, mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 23.00
WIB," ujar Kepala UPTD Perhubungan Kecamatan Bengkalis, Wan Hasan, Selasa
(22/7).
Ia memprediksi kepadatan penyeberangan di pelabuhan Ari Putih, Bengkalis dan
Sei Selari, Bukitbatu baru akan terjadi H-3 lebaran. Karena para pejabat dan
PNS sudah mulai libur. "Saat ini masih lengang dan normal, lebih banyak aparat
pengamanannya dibanding penumpang," ungkap Wan Hasan.
Untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jasa
feri penyeberangan roro, mulai 24 Juli sampai 3 Agustus mendatang, angkutan
truk tidak dibenarkan menyeberang melalui pelabuhan roro Sei Selari maupun Air
Putih, kecuali truk pengangkut kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
Di samping itu, mulai tanggal 25-27 Juli akan menambahkan frekuensi
pelayanan armada dari Sei Selari-Air Putih atau sebaliknya sampai pukul 02.00
WIB untuk melayani arus mudik. Kemudian pada tanggal 31 Juli sampai 3
Agustus, kebijakan serupa juga akan diterapkan untuk melayani arus balek.
Sementara untuk penyeberangan Tanjung Kapal-Dumai diberlakukan 6 trip
dalam sehari.
"Puncak arus mudik tahun ini, untuk jalur darat maupun jalur laut kita
perkirakan 26 Juli. Sementara puncak arus balek melalui jalur darat
diperkirakan 31 Juli, sementara jalur laut pada 4 Agustus," ujar
Kadishubkominfo Bengkalis, H Jaafar Arief, baru-baru ini. (Bku)