Proyek Tanggul Raksasa Jakarta Menarik Minat Korsel Untuk Ikut

Kamis, 14 Agustus 2014

Proyek Giant Sea Wall Jakarta.

Proyek Giant Sea Wall Jakarta.


Beritaklik.Com - Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Cho Tai-Young, menjajaki kemungkinan kerja sama dalam pembuatan Giant Sea Wall di Jakarta Utara. Hal tersebut disampaikan, Cho usai bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota Jakarta, Rabu 13 Agustus 2014.

"Jadi pemerintah Korea Selatan ingin ‎sekali melanjutkan kerja sama dengan Indonesia di bidang e-goverment, dan infrastruktur seperti Giant Sea Wall dan pembangunan tesla," kata Cho.

Cho mengatakan, kerja sama yang sudah terjalin antara Korea Selatan dan Indonesia sendiri saat ini adalah dalam bidang administrasi daerah, e-government. Kerjasama itu akan terus dipertahankan.

"Jadi saat ini Korea Selatan benar-benar mementingkan hubungan dengan Indonesia. Saya tadi membicarakan kerja sama dengan kedua negara, utamanya Jakarta dan Korea Selatan," tutur dia.

Cho menambahkan, selain membangun kerja sama antar pemerintah ke dua negara, dirinya berjanji akan berupaya untuk mengajak investor Korea Selatan ke Indonesia sehingga lapangan pekerjaan akan bertambah dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

"Saya sebagai Duta Besar Korea Selatan bersama Pak Jokowi berjanji, berupaya keras untuk mengajak investor Korea Selatan untuk ke Indonesia," tutupnya.

Tetapi secara lebih detail Cho belum menyebutkan, kerjasama untuk pembangunan Giant Sea Wall antara Korea Selatan dan Indonesia itu seperti apa.

Giant Sea Wall merupakan proyek kerja sama antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. Salah satu tujuan pembangunan tanggul raksasa ini untuk mengatasi masalah banjir rob di Jakarta Utara.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto setuju dengan rencana dipercepatnya pelaksanaan ground breaking untuk GSW. Salah satu penyebabnya karena anggaran untuk pembangunannya belum ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014.

"Porsi APBN Giant Sea Wall belum dihitung, tapi kami sepakat bahwa harus dipercepat dan dilaksanakan sehingga bisa ground breaking pada tahun 2014‎," kata Djoko. Sumber : viva.co.id (Bki)