Camat Sudah Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat, Terkait Pengerjaan Proyek MY di Rupat

Selasa, 19 Agustus 2014

RUPAT, Beritaklik.Com - Terkait gelombang aksi protes dan demonstrasi yang dilakukan sebahagian masyarakat di Kecamatan Rupat atas pekerjaan proyek jalan lingkar pulau Rupat dari kelurahan Batu Panjang ke desa Pangkalan Nyirih, camat Rupat Yusrizal sudah menindaklanjuti persoalan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Ketika dihubungi Senin (18/8) Yusrizal membenarkan adanya aksi demomnstrasi dari masyarakat atas pekerjaan proyek My yang dinilai menganggu kenyamanan warga. Akan tetapi pekerjaan proyek MY itu sendiri merupakan wewenang Dinas PU sebagai leading sector proyek My jalan lingkar pulau Rupat, karena pihak kecamatan hanya sebatas koordinasi.

" Melalui UPTD Dinas PU Kecamatan Rupat kita sudah memberitahukan supaya keluhan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat atas pekerjaan yang disebut menimbulkan ketidaknyamanan itu supaya ditindaklanjuti. Artinta peran saya selaku camat, sudah memberitahu kepada dinas tekhnis, dalam hal ini UPTD Dinas PU kecamatan Rupat," papar Yusrizal, mengklarifikasi kalau dirinya disebut tidak peduli dengan kondisi pekerjaan proyek MM tersebut.

Disampaikan mantan lurah di Kota Dumai ini, kalau dirinya selaku camat sudah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan persoalan-persoalan yang muncul dalam pekerjaan proyek My di Rupat. Apalagi saat ini ada galian parit dari kontraktor pelaksana PT.Nawatindo yang menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi itu bersifat sementara karena rekanan masih bekerja di lapangan.

Mengenai tindaklanjut atas aspirasi yang disampaikan masyarakat, camat juga berharap supaya Dinas PU melalui Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) dan UPTD maupun rekanan dapat menyelesaikan pekerjaan mereka yang menimbulkan ketidakpuasan sekelompok masyarakat Rupat tersebut. Bahkan camat berjanji akan terus mengawasi pekerjaan rekanan di lapangan supaya tidak menimbulkan persoalan kembali.

"Harapan kita, masyarakat juga memaklumi kondisi pekerjaan yangs edang dilaksanakan oleh rekanan, karena pembangunan jalan lingkar di Pulau Rupat untuk kepentingan bersama seluruh masyarakat Rupat. Kalaupun ada galian yang menimbulkan ketidaknyamanan harap dimaklumi, karena dalam pekerjaan mmebangun jalan hal biasa," imbau Yusrizal, yang meraih predikat camat terbaik ketiga se-Kabupaten Bengkalis.

Terakhir ia juga membantah soal dirinya yang disebut tidak peduli pada pembangunan dan keluhan masyarakat di Rupat. Dicontohnya, pada saat proyek My akan dimulai, ia sudah menyelesaikan sejumlah persoalan menyangkut tanah masyarakat, dimana tidak sedikit masyarakat yang rela menghibahkan tanah dan lahannya supaya proyek My bejalan lancar. (Bku)