
Pencairan korban yang hilang oleh Tim SAR di sekitar Tanjung Jati dan Selat Melaka, Jum
Pencairan
korban yang hilang oleh Tim SAR di sekitar Tanjung Jati dan Selat Melaka, Jum'at
(22/8).
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Satu
dari tiga warga Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis yang
tenggelam melompat ke laut karena ketakutan dikejar petugas, hingga saat ini
masih dalam pencarian Tim Gabungan SAR.
Informasi yang dirangkum di lapangan, tiga ABK itu berusaha terjun ke laut
dikarenakan mendengar suara tembakan dari petugas yang belum pasti dari
kesatuan mana. Namun menurut kabar, petugas itu patroli Bea Cukai Kepulauan
Riau. Kabarnya kapal turut diamankan, namun sampai hari ini kapal itu tidak
diketahui keberadaannya.
Tiga ABK itu adalah tersebut M. Kharissuhut (22), Zul (34) dan UI (27),
merupakan warga desa Sepahat. Diduga mereka melompat sekitar pukul 05.00
WIB di Perairan Tanjung Jati atau berhadapan dengan Desa Simpang Ayam. M.
Kharissuhut hingga kini belum ditemukan. Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPP BC) Pratama Bengkalis Ade
Bakhri melalui Kasi Penindakan dan Penyidikan, H. Dahwir, mengaku belum
mendapat informasi terkait adanya kapal tangkapan Bea Cukai itu.
''Belum dapat informasi kalau petugas kita yang melakukan operasi penangkapan
itu. Kita cuma ada dengar peristiwa warga tenggalam saja. Karena itu menyangkut
nyawa manusia, makannya tim gabungan SAR dan patroli melakukan upaya
pencaharian,'' ujar H. Dahwir.
Dikatakan Dahwir, jika ada petugas patroli baik dari kesatuan manapun, kenapa
ABK itu harus lompat atau terjun dari kapal. Kalau begitu kejadiannya, pastinya
mereka membawa barang ilegal.
Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo, SIK melalui Kasat Polair Polres Bengkalis
AKP Angga F Herlambang SIK didampingi Kanit Gakkum Brigadir Polisi Kepala
(Bripka) Teguh Rahmad, Jum'at (22/8), membenarkan peristiwa melompatnya tiga
warga Sepahat ke laut.
Menurut Bripka Teguh, pada Kamis (21/8) sekitar pukul 05.00 WIB, Polres
Bengkalis mendapat informasi dari masyarakat telah terjadi penangkapan kapal
oleh aparat. Pada saat ditangkap seluruh awak kapal berjumlah 3 orang lompat ke
laut karena mendengar suara tembakan.
''Kita saat ini bersama tim gabungan Basarnas Bengkalis, BPBD-Damkar dan Satpol
Air Bengkalis dibantu masyarakat setempat fokus melakukan pencarian korban yang
diduga tenggelam atas nama Suhut. Salah seorang korban mengaku melihat nomor
lambung kapal patroli bertuliskan BC 1603 milik Bea dan Cukai,'' ujarnya. (Bku)