
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pasca rusaknya lima mesin PLTD milik sejumlah
rekanan PLN Ranting Bengkalis, terjadi krisis listrik di Bengkalis dan
sekitarnya dengan frekwensi pemadaman antara 1 : 3 dan 1 : 4. Dengan kondisi
seperti itu, PLN berharap kerja sama jual beli daya dengan PT Meskom Agro
Sarimas (MAS) bisa kembali terwujud.
"Sejak terjadinya kerusakan mesin pembangkit milik PT Meskom (MAS), sampai
sekarang kerja sama jual beli daya belum dimulai. Kita berharap PT Meskom bisa
secepatnya kembali memulai kerja sama ini karena memang kondisinya sekarang
kita kekurangan daya sekitar 3000 KW," ujar Manajer PLN Ranting Bengkalis,
Andhy Prasetiawan kepada wartawan, Selasa (2/9).
Dikatakan, sebelum mesin pembangkit milik PT MAS rusak, perusahaan itu sesuai
dengan MoU dengan PLN, memasok kelebihan daya PT MAS ke sistem pembangkit PLN
atas kelebihan daya Excess Power perusahaan tersebut sebesar 1 MW. Namun, belum
berjalan lama, mesin pembangkit milik PT MAS rusak dan terpaksa kerja sama
dengan PLN dihentikan.
"Kita sudah mengadakan pertemuan dengan pihak PT MAS untuk kembali melanjutkan
kerja sama ini," kata Andhy.
Terkait rencana Pemkab Bengkalis yang akan menemui pengurus teras PLN pusat,
Andhy mengatakan sudah diagendakan pada bulan ini. "Pertemuan ini penting karena
banyak hal yang ingin dibicarakan termasuk tentang rencana penyaluran listrik
melalui kabel bawah laut. Memang apa yang dilakukan oleh Pemkab Bengkalis sudah
tepat, karena kalau sudah ada kesepakatan di level atas, tentu yang dibawah
ngikut," papar Andhy. (Bku)