4 Orang Mencurigakan Diburu Warga Bantan Terkait Isu Penculikan Anak.

Kamis, 04 September 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Dipicu maraknya aksi penculikan anak, puluhan warga Jalan Imam Bulqin, Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis mengejar empat orang tak dikenal (OTK) yang tiba-tiba muncul dan sangat mencurigakan, Selasa (2/9/14) sekitar pukul 09.00 WIB.

Seorang penyadap karet sekitar pukul 07.00 WIB menyaksikan empat orang dengan gelagat yang sangat mencurigakan berada di sekitar aliran Sungai Kampung Tengah, Desa Bantan Tua. Diam-diam, warga yang menyaksikan gelagat OTK itu, memberitahukan kepada warga-warga yang lain.

Setelah warga berkumpul dan mencari tahu, ternyata keempat orang tersebut malah melarikan diri dan kemudian melakukan pengejaran dan dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ikut mengejar OTK tersebut.

Sebagian warga yang penasaran dan merasa khawatir, ada yang membekali diri dengan parang dan senjata tajam lainnya.

''Ada empat orang tak dikenal dengan gelagat mencurigakan tiba-tiba muncul di sungai. Keempat OTK ini pertama kali dilihat oleh petani karet. Kalau tak salah, kenapa mereka melarikan diri, kan aneh.

Kemudian warga di sini sepakat ramai-ramai mengejar dan dilaporkan ke polisi. Sampai sekarang orang itu belum ditemukan dan warga masih berjaga-jaga,'' ungkap Zuar (28), salah seorang warga Desa Pasiran kepada wartawan, Selasa (2/9/2014).

Akibat ulah OTK yang meresahkan dan melarikan diri itu, mengganggu proses belajar mengajar di SMPN Pasiran. Seluruh pelajar dipulangkan lebih awal dari biasanya karena peristiwa mendadak menghebohkan tersebut.

''Anak-anak kami dipulangkan dari sekolah lebih cepat, katanya ada penculik anak yang lari ke belakang sekolah, banyak tadi pak yang ngejar. Ada yang sambil bawa parang, polisi juga ikut
mencari orang tu,'' ujar Putri (14), salah seorang pelajar SMPN Pasiran usai pulang sekolah.

Kapolsek Bantan, AKP Sahala belum memastikan apakah orang yang dikejar itu adalah pelaku penculikan anak yang sudah meresahkan masyarakat saat ini. ''Belum jelas informasi itu, memang anggota kita sudah turun ke lapangan membantu setelah memperoleh informasi dari warga,''

Mengantisipasi maraknya isu tentang penculikan anak, membuat jajaran Polsek Bengkalis berinisiatif untuk melakukan sosialisasi ke sekolah- sekolah. Sosialisasi yang dilakukan Polsek Bengkalis ini bertujuan untuk mengingatkan anak- anak sekolah tidak mudah terpancing dan mengikuti jika ada orang tidak dikenal (OTK) memanggil atau mengajak berpergian kesuatu tempat.

Seperti yang dilakukan Polsek Bengkalis di SDN 05 Bengkalis yang dipimpin Wakapolsek IPDA Aspikar dan Kasi Bimas Bripka Ronald. Dalam sosialisasi tersebut, pihak Polsek Bengkalis mengumpulkan seluruh siswa- siswi SDN 05 di halaman sekolah.

Di hadapan siswa dan guru, Wakapolsek Bengkalis IPDA Aspikar mengatakan soal isu tentang penculikan anak memang belum jelas terbukti, dan belum terjadi dikecamatan Bengkalis.

''Di Bengkalis belum ada kejadian seperti yang di isu kan bahwa ada penculikan terhadap anak. Untuk antisipasi, saya mengingatkan agar pada anak- anak kami yang masih duduk dibangku sekolah SD agar tidak mudah terpancing terhadap orang tidak dikenal jika memberikan sesuatu atau mengajak pergi,'' papar Aspikar.

Dalam sosialisasi tersebut, kepada majelis guru dan segenap petugas sekolah Wakapolsek berpesan jika melihat orang yang mencurigakan untuk segera melapor kepada petugas.

''Kita siap melayani apapun jenis keluhan yang dihadapi masyarakat, terlebih lagi dengan isu penculikan yang beredar walaupun belum terbukti kebenarannya,'' imbuhnya. (Bku)