Lomba Sampan Layar Diikuti Ratusan Peserta

Kamis, 04 September 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Lomba sampan dayung dan sampan layar yang digelar Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bengkalis diikuti ratusan peserta. Lomba dibuka Bupati H Herliyan Saleh di Selat Bengkalis, ditandai dengan penyalaan kembang api, Kamis (4/9).

Pantauan di lapangan, sejak pukul 07.00 WIB tampak Selat Bengkalis dipenuhi para peserta lengkap dengan suporter. Sebagian peserta ada yang ikut lomba sampan dayung dan sebagian lagi lomba sampan layar. Lomba diikuti oleh para peserta dari seluruh kecamatan. Bahkan ada dari kalangan swasta seperti PT WIKA dan Kadin.

Bupati Bengkalis H Herliyan sendiri tampak hadir di lapangan usai mengikuti senam pagi, bersama sejumlah staf ahli, asisten, para pejabat eselon II. Tampak juga para masyarakat umum berduyun-duyun menuju lapangan pasir ingin menyaksikan langsung lomba 'perdana sampan dayung dan layar tersebut.

Berpakaian training olahraga warga biru muda, Bupati tampak sumringah saat membuka lomba. "Saya sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan ini. Selain untuk menyalurkan bakat para peserta lomba, kegiatan ini juga merupakan ajang mempromosikan Kabupaten Bengkalis," kata Bupati.

Tidak mustahil dengan penanganan yang serius, lomba yang diadakan sekarang ini bisa berkembang dan dikenal secara nasional. Sehingga bisa menjadi daya tarik wisata unggulan dan memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat Bengkalis.

Kepala Disbudparpora H Eduar mengatakan lomba sampan layar dan dayung tersebut adalah ajang lomba mengendalikan kepiawaian atau kebolehan para peserta mengendalikan sampan layar dan dayung tradisional.

''Sebagai daerah maritim, berhadapan langsung dengan selat Melaka, Bengkalis tidak hanya kaya dengan sumber lautnya, tapi juga menyimpan beragam potensi lainnya. Diantaranya adalah kepiawaian penduduk tempatan menakhodai sampan tradisional, baik yang menggunakan layar atau hanya cukup dengan dayung,'' kata Eduar.

Kemahiran dan kepiawaian yang dilahirkan para nenek moyang itu, saat ini sedikit banyak mulai tergerus oleh kemajuan dan perkembangan zaman. ''Kita ingin kegiatan lomba ini bagian dari upaya kita mengenang kembali apa yang sudah menjadi kebiasaan nenek moyang kita. Mudah-mudahan kegiatan lomba ini menjadi cikal bakal iven-iven lomba sampan untuk tahun-tahun mendatang,'' ujarnya lagi seraya menambahkan kalau panitia sudah menyiapkan hadiah dalam bentuk uang tunai dan piala. (Bku)