
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Puluhan kendaraan roda empat dan roda dua terpaksa
harus antre 5 jam untuk menyeberang, Jumat (5/9). Lamanya antre diakibatkan
jumlah feri penyeberangan yang beroperasi hanya dua unit.
Pantauan di lapangan, antrean mobil jelang pukul 12.00 sempat menyentuh simpang
tiga depan Kantor Camat Bengkalis. Salah seorang pemilik kendaraan mobil
Avanza, Rudi mengaku mulai antri sejak pukul 11.30 WIB dan sampai pukul 16.00
WIB belum menyeberang. Tampak juga dalam antrian sejumlah mobil dinas antara
lain mobil Innova silver BM 60 D.
"Tadi saat antri tepat di depan APMS," ujar Rudi yang posisi mobilnya
sekarang sudah berada di depan gerbang parkir menunggu trip penyeberangan
berikutnya. Lamanya antrian membuat beberapa mobil memilih untuk balik arah
membatalkan keberangkatan. "Dah hampir jam 5 belum juga menyeberang. Kalau
dipaksakan berarti bermalam di jalan. Sekarang santer isu penculikan, lebih
baik berangkat besok," ujar Bambang, warga Pekanbaru.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), H Ja'afar
Arief saat dihubungi mengatakan kalau pada pagi hari hanya ada dua kapal yang
beroperasi yaitu Aeng Mas dan Swarna Putri. Sedangkan kapal Tasik Gemilang
mengalami gangguan pada bagian kemudi dan kapal satunya lagi sudah kehabisan
minyak untuk trip pagi dan baru beroperasi saat trip siang.
"Kapal Bahari Nusantara jatah minyak untuk trip pagi sudah terpakai tadi
malam. Jadi baru beroperasi siang," kata Ja'afar. Terlihat hingga pukul
16.30 WIB KMP Bahari Nusantara masih bersandar di pelabuhan material PT BLJ
tidak jauh dari pelabuhan fery penyeberangan. Baru sekitar pukul 16.42 kapal
yang pada lambungnya tertulis We Love Indonesia itu lepas tali. (Bku)