Bengkalis Krisis Listrik Distamben Panggil PLN dan Rekanan

Ahad, 07 September 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Krisis listrik yang terjadi di Bengkalis saat ini, menyusul rusaknya 6 unit mesin sewa PT PLN Ranting Bengkalis yang berdampak diberlakukannya pemadaman bergilir 3 hari nyala dan 1 hari padam (3 :1), memaksa Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) memanggil pihak terkait baik PT PLN sendiri maupun pihak rekanan yang menyewakan mesin.

Pertemuan yang dilangsungkan di ruang rapat Kadistamben itu mencari solusi bagaimana supaya krisis listrik tak berkepanjangan dan masyarakat kembali dapat menikmati aliran listrik secara normal. Dalam rapat yang dipimpin Kadistamben Heri Indra Putra itu, Manajer PLN Ranting Bengkalis Andhy Prasetiawan memaparkan 6 unit mesin sewa yang rusak tersebut adalah milik PT KBT sebanyak 3 unit, kemudian milik PT BAP sebanyak 2 unit dan mesin milik PT Mega Power 1 unit.

Ketiga rekanan PT PLN atau pemilik mesin sewa menjanjikan perbaikan mesin-mesin yang rusak dalam waktu 15 hari. Saat ini mereka masih menunggu sparepart untuk mesin yang rusak itu datang.

"Dalam pertemuan yang kita langsungkan Kamis (4/9) lalu, baik pihak PT KBT, PT BAP maupun Mega Power berjanji akan memperbaiki mesin mereka dalam waktu 15 hari. Saat ini mereka masih menunggu spare part untuk memperbaiki mesin tersebut," ujar Manajer PLN Ranting Bengkalis, Andhy Prasetiawan, Minggu (7/9).

Pihak Distamben dalam rapat tersebut sebagaimana diterangkan Andhy, juga meminta kepada para pemilik mesin sewa untuk menjamin tidak akan ada lagi kerusakan mesin kedepannya sehingga pemadaman bergilir tak terjadi lagi. "Ke depan kita akan bekerjasama dan berkoordinasi dengan Distamben dalam hal pembersihan dan pemotongan pohon yang menganggu jaringan," ungkap Andhy. (Bku)