STAI Berubah Status Menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri

Ahad, 07 September 2014

Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh memberi pengarahan pada acara perubahan status STAI Al-Kautsar Bengkalis menjadi STAIN Bengkalis dan kuliah umum di kampus STAI, Sabtu (6/9).

Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh memberi pengarahan pada acara perubahan status STAI Al-Kautsar Bengkalis menjadi STAIN Bengkalis dan kuliah umum di kampus STAI, Sabtu (6/9).

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada keluarga besar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) al-Kautsar Bengkalis, segera berubah wujud menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Perubahan status itu kata Bupati, hedaknya diimbangi dengan peningkatan
kualitas program pendidikan dan sumber daya manusia seluruh para tenaga pengajar dan pegawainya.

"Selamat saya ucapkan untuk keluarga besar STAI Bengkalis. Perubahan status ini impian kita bersama. Harapan saya
, civitas akademika STAI terutama para dosen, utuuk terus mengembangkan diri, penguasaan ilmu pengetahuan dan menambah wawasan lagi. Intinya perubahan status menjadi STAIN mesti dibarengi dengan perubahahan orang-orang yang ada di Perguruan Tinggi ini," ujar Bupati saat menyampaikan sambutan pada acara Perubahan Status STAI Menjad STAIN dan Kuliah Umum di STAI Bengkalis, Herliyan, Sabtu (6/9).

P
erubahan status menjadi STAI tentu harus diimbangi dengan dosen dan pegawai teknis berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Harapan kami seluruh civitas yang sejak awal setia dan konsisten bekerja membesarkan STAI diterima menjadi PNS, tentunya tetap merujuk pada ketentuan persyaratan yang berlaku. Mudah-mudahan, bapak Prof Dr H Muhammad Isom Yusqi, MA ( Kasubdit Ketanagaan Pendidikan Islam Kementrian RI,red) dapat memberikan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah pusat agar para dosen yang sudah puluhan tahun mengabdi di STAI ini menjadi PNS," harap Bupati.

Dipaparkan Bupati, sejauh ini
keberadaan STAI al-Kautsar Bengkalis, telah memberikan banyak kontribusi bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Bengkalis. Terutama dalam hal pengembangan dunia pendidikan, banyak generasi muda menempuh pendidikan di STAI dan telah mengabdi untuk memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini.

"T
idak hanya itu, STAI juga telah memberikan kontribusi positif dan memberikan masukan dalam proses pembangunan di segala bidang," ucapnya lagi. Dalam kesempatan itu, Bupat juga menyamaikan bahwa sesuai program strategis yang termaktub dalam RPJMD Kabupaten Bengkalis, mewujudkan kota bengkalis sebagai salah satu pusat pendidikan nasional di kawasan Sumatera.

"Alhamdulillah, untuk mewujudkan program tersebut telah didukung keberadaan sejumlah Perguruan Tinggi Negeri, seperti Politeknik Negeri Bengkalis, Akademi Komunitas Negeri Bengkalis, alhamdulillah dalam waktu dekat ini, STAI al-Kautsar akan berstatus negeri," sebut Bupati lagi.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Riau, H Tarmizi Tohor, Ka Kemenag Bengkalis, H Jumari, Ketua Yayasan Al-Kautsar, H Syaari Nur, Ketua STAI Bengkalis, Prof Syamsul Nizar, Ketua Komisi IV, Sofyan S.PdI para dosen serta ratusan mahasiswa. (Bku)