
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Badan Penanggulangan
Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) membantu warga Bengkalis
yang mengalami musibah bencana alam. Bantuan dalam bentuk sembako dan material
seng untuk atap rumah diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Damkar, H
Moch Jalal.
''Bantuan bagi warga kita yang terkena musibah sudah menjadi agenda rutin BPBD
Damkar Kabupaten Bengkalis. Kali ini bantuan kita berikan kepada warga
Bengkalis yang mengalam musibah angin puting beliung dan kebakaran rumah," ujar
Jalal kepada wartawan, Senin (8/9/2014).
Dikatakan, korban tertimpa musibah angin puting beliung berjumlah 6 KK yang
beralamat di Desa Teluk Lancar Kecamatan Bengkalis. Bencana angin puting
beliung ini terjadi pada bulan Agustus lalu dan telah meluluhlantakkan
rumah-rumah mereka. Kemudian musibah rumah terbakar menimpa mbah Mbah Cipto
warga dusun Sungai Rambai, Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan. Kebakaran yang
terjadi pada hari Kamis, 4 September tersebut meratakan rumah yang terbuat dari
papan dan tak satupun barang-barang berharga yang berhasil diselamatkan.
Jalal mengatakan, bantuan yang diberikan Pemkab tidak sepenuhnya bisa mengganti
atas kerugian yang diderita akibat dari musibah ini. Tapi paling tidak bisa
menjadi motivasi atau pemicu untuk bangkit lagi guna membangun kembali puing-puing
yang masih tersisa.
"Semua datangnya dari Allah. Kita sebagai hambanya harus ikhlas menerimanya
dengan lapang data," ujar Jalal seraya menambahkan semua musibah yang datang
dari Allah SWT pasti ada hikmahnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis, ujar Jalal, akan terus berkomitmen dalam
membantu masyarakat mengatasi musibah-musibah yang terjadi seperti kebakaran
rumah, bencana banjir, angin puting beliung dan lainnya. Diharapkan dengan
bantuan yang diberikan oleh Pemkab tersebut dapat bermanfaat dan mengurangi
beban yang dialami korban.
"Bantuan ini sebagai rasa wujud persaudaraan kita, masyarakat dan pemerintah
senasib sepenanggungan. Mudah-mudahan melalui bantuan ini dapat bermanfaat bagi
korban yang telah terkena musibah,'' katanya.
Dalam kesempatan itu, Jalal juga mengimbau kepada aparat desa maupun kelurahan
untuk pro aktif menyampaikan laporan tentang apapun musibah yang terjadi di
daerahnya. "Semakin cepat kami menerima laporan maka semakin cepat kami
menyusun mekanisme dan mengurus proses bantuan kepada korban," ujarnya. (Bku)