
Kondisi jembatan sungai Raya yang sudah mulai lapuk dan berbahaya dilewati kendaraan roda empat.
Kondisi jembatan sungai Raya yang
sudah mulai lapuk dan berbahaya dilewati kendaraan roda empat.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Angota
Komisi II yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bengkalis,
Purboyo mengaku kecewa menyusul tidak masuknya anggaran pembangunan jembatan
Sungai Raya, Desa Sukamaju (pemekaran dari Desa Teluk Pambang, Kecamatan
Bantan) tahun ini.
Padahal proyek jembatan ini sangat vital, karena saban hari ada ratusan orang
yang melintas, mulai dari anak SD-SMA begitu juga masyarakat dari beberapa
desa.
''Karena kondisinya memprihatinkan, banyak kayu-kayu yang lapuk dan patah, maka
saya usulkan untuk dibangun tahun ini. Sayangnya tidak masuk," papar pria yang
akrab disapa Bengka ini.
Usulan pembangunan jembatan lewat komisi II diteruskan ke Banggar DPRD
Bengkalis. Oleh Banggar usulan tersebut dikembalikan untuk dilakukan beberapa
perbaikan, seterusnya kembali disampaikan ke Banggar untuk dibahas bersama
dengan TPAD.
"Saya memang bukan anggota Banggar, tapi saat pembahasan itu atas izin ketua
saya hadir. Saya sampaikan pentingnya dibangun jembatan ini sekaligus saya
ingin memastikan usulan ini benar-benar diakomodir," jelas Bengka.
Ditambahkan, keseriusan dirinya memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut,
karena dari delapan Kecamatan, hanya Kecamatan Bantan yang tidak ada usulan
pembangunan jembatan. ''Usulan saya disetujui, pembangunannya dilakukan
bertahap. Tahun 2014 dianggarkan Rp2 M, untuk pangkal dan hujung jembatan,
sisanya dianggarkan tahun 2015,'' sebut Bengka.
Masih menurut Bengka, atas usulan tersebut beberapa kali konsultan perencana
turun ke lokasi melakukan pengukuran dan hal-hal lain sebagai penunjang
dibangunnya jembatan tersebut. Sayangnya, ketika aggaran sudah disahkan dirinya
tidak melihat tanda-tanda proyek jembatan tersebut dikerjakan.
"Saya juga heran kok pekerjaannya tidak dimulai, padahal sekarang sudah masuk
September. Karena penasaran, tadi saya cek ke Bappeda dan PU, ternyata proyek
jembatan Sungai Raya desa Sukamaju Kecamatan Bantan tidak dianggarkan, ini yang
membuat saya kesal," geram Bengka.
Selain 500 KK yang tinggal di seputaran Sungai Raya atau disekitar jembatan tersebut,
selama ini ratusan masyarakat dari sejumlah desa tetangga juga memanfaatkan
jembatan ini, terutama anak-anak sekolah.
''Terus terang saya kesal karena saat ini kondisi jembatan tidak bisa lagi
dilewati dengan kendaraan roda empat, kasihan masyarakat,'' tutupnya. (Bku)