
Gubri mengukur langsung bagian yang akan dibangun saat meninjau jembatan Padamaran.
Gubri mengukur langsung bagian yang akan dibangun saat
meninjau jembatan Padamaran.
PEKANBARU, Beritaklik.Com - Usai
menghadiri pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kabupaten
Rokan Hilir (Rohil) Senin, masih dalam Kunjungan Kerjanya ke Kabupaten Rohil,
Gubernur Riau H Annas Maamun pada Selasa (16/9/2014) meninjau sejumlah proyek
pembangunan.
Diantara yang menjadi tujuan peninjauan oleh Gubernur Riau yang saat itu
didampingi Bupati Rohil Suyatno dan Wakil Bupati Rohil Erianda dan pejabat
terkait lainnya adalah, jembatan Padamaran I, kompleks perkantoran Bupati Rohil
dan rumah layak huni.
Kunjungan gubernur ini menimbulkan kepanikan sejumlah pegawai dan pejabat
Setdakab Rohil, karena dilakukan spontan. Sebabnya, kehadiran Gubernur Riau
sesuai jadwal yang diagendakan hanya untuk menghadiri pelantikan anggota DPRD
Rohil dan melihat persiapan peresmian proyek pembangunan Jembatan Padamaran I.

Gubri didampingi Bupati dan wakil Bupati Kab Rohil saat menyapa
Masyarakat Rohil di Jembatan Padamaran.
Namun, ternyata Gubri mendadak
langsung meninjau lokasi proyek pembangunan perkantoran Bupati Rohil, yang
terletak di daerah Batu Enam Kota Bagansiapiapi.
Kehadiran Annas dan rombongan di lokasi proyek secara mendadak sempat membuat
semua pekerja dan pimpinan proyek terkejut.
Setelah meninjau ke sekeliling halaman gedung lalu gubernur melihat kondisi
pembangunan di dalam gedung perkantoran itu. Sempat terlihat raut wajah Annas
yang merasa tidak puas melihat kondisi di dalam gedung karena ada keretakan di
beton penyangga. Luapan kekesalan Annas ditumpahkannya sembari memanggil
pimpinan proyek gedung.
"Mana, mana pimpinan proyeknya? Tolong benahi itu jangan asal-asalan saja
kerjanya,"kata Gubri lantang sambil menunjuk batangan beton penyangga
gedung yang retak.

Gubri didampingi Bupati dan wakil Bupati Kab Rohil
Tinjau jembatan padamaran dan sekitarnya.
Proyek
pembangunan gedung perkantoran Bupati Rohil tersebut adalah proyek yang belum
rampung di saat Annas Maamun masih menjabat Bupati Rohil beberapa waktu lalu,
sebelum akhirnya menjabat Gubernur Riau pada tahun ini. Menurut Annas, biaya
pembangunan proyek perkantoran itu menelan biaya sekitar Rp86 miliar.
"Kita berharap gedung ini sudah bisa ditempati pada Desember nanti.
Kontraktor harus bisa menyelesaikan sisa pekerjaannya yang belum selesai. Kita
bayar 86 miliar pakai uang rakyat, tapi kerjanya tak selesai akan kita potong
(pembayarannya) nanti," tegas Annas kepada wartawan.
Gubri mengatakan, komitmen dirinya akan selalu memantau dan melakukan kunjungan
ke lokasi proyek yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
(APBD) Pemprov Riau. Ia menjelaskan maksudnya melakukan kunjungan itu agar
semua proyek bisa berjalan dengan baik dan memiliki kualitas seperti yang
direncanakan.
Gubri didampingi Bupati dan wakil Bupati Kab Rohil
Tinjau Rumah Layak Huni di Kabupaten Rohil.
Sejak
pemerintahan Gubernur Annas Maamun, hampir semua lini pengeluaran anggaran
Pemprov Riau dipangkas, diantaranya anggaran untuk belanja pegawai, kunjungan
pejabat keluar daerah dan pengeluaran untuk bimbingan teknis ataupun seminar.
Kebijakan pembiayaan anggaran lebih diprioritaskan olehnya untuk proyek
pembangunan infrastruktur."Saya akan pantau terus proyek-proyek ini,"
katanya. Adv (Bki)