
Wagubri H Arsyadjuliandi Rachman Hadir sekaligus Membuka Sosialisasi dan Edukasi Perbankan Syariah dalam Rangkaian EXPO iB Vaganza 2014 di Mall SKA Pekanbaru.
Wagubri H Arsyadjuliandi Rachman Hadir sekaligus Membuka
Sosialisasi dan Edukasi Perbankan Syariah dalam Rangkaian EXPO iB Vaganza 2014
di Mall SKA Pekanbaru.
PEKANBARU, Beritaklik.Com - Digelar Sosialisasi dan Edukasi Perbankan Syariah
dalam Rangkaian EXPO iB Vaganza 2014 di Mall SKA Pekanbaru, Kamis (18/9/14).
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
"Riau merupakan daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan pastinya
potensi nasabah bank syariah sangat tinggi di Riau, karena afdolnya umat Islam
menabung ke bank syariah. Untuk itu, kami dari pemerintah menyambut baik
kehadiran berbagai bank syariah di Riau," ungkap Wagubri dalam pidato
sambutannya.
Hanya saja menurut Andi, potensi nasabahyang tinggi tersebut, belum tergarap
dengan baik oleh bank syariah, sehingga masih banyak masyarakat yang menyimpan
uangnya di rumah dan ditempat lain di bank konvensional.
"Jadi, tergantung kepada bank syariah ini sosialisasi dan mengedukasi
masyarakat tentang pentingnya menabung di bank syariah. Apalagi sekarang
pertumbuhan bank syariahdi Riau masih jauh dari harapan," tambahnya.
Politisi Golkar ini juga menyebutkan, masih banyak uang yang ada di tangan
masyarakat, disimpan di rumah, di kantor, dan ini semua potensi yang bias
dimanfaatkan secara maksimal.
"Dana pihak ketiga yang dikumpulkan di bank syariah masih sangat rendah, yakni
masih 4persen lebih. Jadi dibutuhkan langkah marketingyang lebih maksimal agar
bias terus ditingkatkan, "tambah Andi.
Sementara itu Asisten Direktur Divisi Pengembangan Produk dan Edukasi Perbankan
Syariah OJK Pusat, Nurhadi yang hadir pada kesempatan itumenyebutkan IB
Vaganzaini bagian dari kegiatan desiminasi perbankan syariah kepada masyarakat
luas.
"polanya selama ini disesuaikan dengan kebutuhan. Kalau dulu hanya branding,
sekarang ini tidak hanya branding, tapi juga memperkenalkan produk bank
syariah. Artinya, memberitahu masyarakat apa sebenarnya bank syariah, sehingga
market share bank syariah meningkat," ungkap Nurhadi. Sumber : riauterkini.com (adv/hum/Bki)


