H Arsyadjuliandi Rachman Membuka Sosialisasi & Edukasi Perbankan Syariah EXPO iB Vaganza 2014

Rabu, 24 September 2014

Wagubri H Arsyadjuliandi Rachman Hadir sekaligus Membuka Sosialisasi dan Edukasi Perbankan Syariah dalam Rangkaian EXPO iB Vaganza 2014 di Mall SKA Pekanbaru.

Wagubri H Arsyadjuliandi Rachman Hadir sekaligus Membuka Sosialisasi dan Edukasi Perbankan Syariah dalam Rangkaian EXPO iB Vaganza 2014 di Mall SKA Pekanbaru.

PEKANBARU, Beritaklik.Com -
Digelar Sosialisasi dan Edukasi Perbankan Syariah dalam Rangkaian EXPO iB Vaganza 2014 di Mall SKA Pekanbaru, Kamis (18/9/14). Kegiatan tersebut dibuka Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

"Riau merupakan daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan pastinya potensi nasabah bank syariah sangat tinggi di Riau, karena afdolnya umat Islam menabung ke bank syariah. Untuk itu, kami dari pemerintah menyambut baik kehadiran berbagai bank syariah di Riau," ungkap Wagubri dalam pidato sambutannya.

Hanya saja menurut Andi, potensi nasabahyang tinggi tersebut, belum tergarap dengan baik oleh bank syariah, sehingga masih banyak masyarakat yang menyimpan uangnya di rumah dan ditempat lain di bank konvensional.

"Jadi, tergantung kepada bank syariah ini sosialisasi dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menabung di bank syariah. Apalagi sekarang pertumbuhan bank syariahdi Riau masih jauh dari harapan," tambahnya.

Politisi Golkar ini juga menyebutkan, masih banyak uang yang ada di tangan masyarakat, disimpan di rumah, di kantor, dan ini semua potensi yang bias dimanfaatkan secara maksimal.

"Dana pihak ketiga yang dikumpulkan di bank syariah masih sangat rendah, yakni masih 4persen lebih. Jadi dibutuhkan langkah marketingyang lebih maksimal agar bias terus ditingkatkan, "tambah Andi.

Sementara itu Asisten Direktur Divisi Pengembangan Produk dan Edukasi Perbankan Syariah OJK Pusat, Nurhadi yang hadir pada kesempatan itumenyebutkan IB Vaganzaini bagian dari kegiatan desiminasi perbankan syariah kepada masyarakat luas.

"polanya selama ini disesuaikan dengan kebutuhan. Kalau dulu hanya branding, sekarang ini tidak hanya branding, tapi juga memperkenalkan produk bank syariah. Artinya, memberitahu masyarakat apa sebenarnya bank syariah, sehingga market share bank syariah meningkat," ungkap Nurhadi. Sumber : riauterkini.com (adv/hum/Bki)