Kini Bengkalis Punya 3 Perguruan Tinggi Negeri Sretelaah STAI Resmi Sandang Status Negeri

Rabu, 24 September 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Kausar resmi menyandang perguruan tinggi berstatus negeri. Perubahan STAI menjadi STAIN ini berdasarkan surat keputusan tentang penegerian STAI yang diterima Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh dijakarta, Jum'at (19/9).

Dengan peralihan Status Penegerian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), kini Kabupaten Bengkalis sudah mempunyai 3 perguruan tinggi bersandang status negeri.

Hal itu dikatakan Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh pada acara Wisuda Angkatan XI Politeknik Negeri Bengkalis di GOR Perkasa Alam, Sabtu (2/9). Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2010-2015 telah memprogramkan pembangunan strategis pengembangan empat kawasan yang mana diantaranya menjadikan pulau Bengkalis sebagai pusat pendidikan.

''Alhamdulillah, saat ini kita telah memiliki tiga perguruan tinggi negeri, yakni Politeknik Negeri Bengkalis, Akademi Komunitas Negeri Bengkalis dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri. Jumat kemarin saya bersama Prof. Samsunizar selaku Direktur STAI dan Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, menerima Surat Keputusan (SK) Penegerian STAI di Jakarta,'' ujar Bupati.

Menurut Bupati, perkembangan perguruan tinggi di Kabupaten Bengkalis sungguh membanggakan dan membahagiakan semuanya termasuk masyarakat Bengkalis.

Kondisi ini tentunya menjadi cambuk bagi segenap civitas untuk terus meningkatkan kualitas agar dapat bersaing dengan perguruan tinggi lainnya. Karena semangat dan intelektual yang dimiliki diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Bengkalis.

Beberapa hal yang harus dilakukan kata Herliyan, adalah menambah program studi/jurusan. Kalau saat ini baru ada dua jurusan, setidaknya ditambah lagi menjadi beberapa jurusan.

''Penguasaan Teknik Informatika (TI) bahasa Inggris dan bahasa Arab dan lainnya, harus menjadi perhatian, harapan kita untuk studi semacam itu harus ditambahkan ke dalam prodi baru. Makanya saya usulkan ada boarding (asrama mahasiswa), agar mereka benar-benar tunak memperdalam bahasa,'' saran Bupati.

Pemkab Bengkalis kata Bupati, pada prinsipnya siap membantu jika memang diperlukan bagi pengembangan STAIN ke depan. Karena kata Bupati, dirinya berhara mahasiswa yang kuliya nantinya tidak hanya dari Bengkalis dan Riau, tapi juga dari Malaysia.

''Mungkin gedung dan lain-lainnya harus ditata ulang kembali, agar terlihat lebih refresentatif dan nyaman untuk perkuliyahan,'' sebut Bupat.

Ditanya kapan peresmian pengerian STAIN, Bupati mengusulkan dilakukan pada tanggal 17 Okotober mendatang, bersamaan dengan hari jadi Kabupaten Bengkalis. ''Kita juga berharap peresmian itu nanti dihadiri langsung Menteri Agama,'' sebutnya. (Bku)