Dalam Rangka Hari Perhubungan Nasional Tahun 2014 Lomba Memancing Dishubkominfo Menuai Protes

Ahad, 28 September 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Lomba memancing dalam rangka memeriahkan Hari Perhubungan Nasional tahun 2014 pada hari Minggu (21/9) di perairan Selat Bengkalis menuai protes dari sejumlah peserta. Pasalnya panitia pelaksana melakukan pungutan sebesar seratus ribu rupaih perorang, sementara pelaksana kegiatan adalah Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bengkalis.

Seperti disampaikan salah seorang peserta memancing Asriyalmi, kamis (25/9) bahwa ia menilai ada unsur bisnis yang dilakukan panitia penyelenggara yang notabene adalah pegawai Dishubkominfo Bengkalis. Disebutnya, pelaksanaan kegiatan apapun oleh SKPD dibawah Pemkab Bengkalis biasanya mempergunakan dana yang bersumber dari APBD. Kemudian pada kegiatan memancing itu ditengarai ada sponsor yang mendanai lomba yang diikuti sekitar 2800 peserta.

"Perlu dipertanyakan motif pelaksanaan lomba memancing tersebut, karena semua peserta dikenakan biaya seratus ribu perorang. Lantas ada sponsor yang diduga membiayai pelaksanaan kegiatan tersebut, kemudian kegiatan SKPD biasanya menggunakan dana APBD, kok malah dilakukan pungutan kepada peserta,"protes Asriyalmi.

Mantan ketua KNPI kabupaten Bengkalis ini meminta kepada Dishubkominfo Bengkalis transparan soal pendanaan karena nilainya cukup besar. Satu peserta dikenakan biaya seratus ribu, jumlah peserta mencapai 2800 orang sehingga totalnya mencapai Rp 280 juta rupiah.

Menanggapi hal tersebut sekretaris panitia pelaksana lomba memancing Hari Jadi Perhubungan Nasional, Asnurial ketika dikonfirmasi menegaskan bahwa pelaksanaan lomba emmancing tersebut tidak ada satu sen-pun menggunakan APBD Bengkalis tahun 2014. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara spontan untuk memeriahkan HUT Perhubungan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang hobi memancing berpartisipasi.

Kemudian sambung Asnurial, dalam penyelenggaraan itu juga tidak ada sponsor, yang ada di pamflet adalah tempat pendaftaran. Dana Rp 100 ribu rupiah perorang dipergunakan untuk kebutuhan operasional panitia dan membeli hadiah termasuk sepeda motor maupun hadiah hiburan lainnya dan pesertanya bukan 2800 orang tetapi 2169 orang.

"Dana Rp 100 ribu perorang dipergunakan untuk pembelian hadiah serta operasional panitia. Tidak ada unsur bisnis atau semacam pungutan ilegal dalam kegiatan memancing tersebut, karena tidak ada anggaran yang bersumber dari APBD membiayai lomba memancing tersebut," jawab Asnurial yang juga Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishubkominfo Bengkalis. (Bku)