Dermaga Penyeberangan Sungai Selari Belum Dikerjakan

Ahad, 28 September 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Pembangunan dermaga penyeberangan roll on roll off (roro) di Sungai Selari kecamatan Bukitbatu yang menghubungkan daratan Sumatera dengan Pulau Bengkalis sampai setakat ini belum kunjung dibangun. Sementara itu, proses lelang pembangunan dermaga itu sendiri sudah dua kali dilaksanakan pelelangan umum di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bengkalis.

Seperti dilontarkan Erwin Saputra Ketua PK KNPI Kecamatan Bukitbatu, bahwa masa pekerjaan pada tahun anggaran 2014 hanya tersisa tiga bulan atau sekitar 90 hari lagi. Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda kapan pembangunan dermaga baru sebagai penyangga dermaga lama dikerjakan, apakah sudah selesai lelang atau belum dilelang.

" Rencana pembangunan dermaga roro Sungai Selari maupun di Air Putih Bengkalis sendiri sudah direncanakan sejak tahun 2011 lalu, melalui perencanaan awal. Hanya saja sampais ekarang belum ada progres pekerjaan sama sekali di lapangan, sementara pembangunan dermaga penyeberangan Air Putih sudah mulai dikerjakan rekanan berupa pematangan lahan, " tanya Erwin, Kamis (25/9).

Disampaikan lagi, saat ini arus penyeberangan roro sangat volumenya sangat tinggi,s ehingga kapal yang ingin sandar harus antrian, bahkan sampai setengah jam dilaut menunggu giliran. Sementara Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bengkalis sendiri sudah merencanakan jauh-jauh hari pembangunan dermaga itu, dan malahan optimis selesai tahun 2014 ini.

" Sesuai saran dari anggota DPRD Bengkalis (Indra Gunawan,red) beberapa waktu lalu sebaiknya pekerjaan pembangunan dermaga di Air Putih dan Sungai Selari menggunakan sistem Multiyears (My) bukan seperti sekarang dikerjakan secara reguler. Kalau terus dipaksakan secara reguler, pembangunan dermaga itu tak bakalan siap sampai tahun 2015, ditambah lagi proses lelang yang selalu terlambat, "kata Erwin, memberikan alasan.

Menyikapi hal tersebut, Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) pembangunan dermaga Sungai Selari, Syahminan mengaku kalau sampai saat ini ia belum menerima salinan surat dari ULP perusahaan pemenang lelang pekerjaan tersebut. Bahkan Dishubkominfo Bengkalis sudah melayangkan surat ke ULP mempertanyakan hasil dan proses lelang pembangunan dermaga penyeberangan Sungai Selari.

Selain ke ULP, Dishubkominfo ujar Syahminan pihaknya juga sudah menyampaikan surat ke bupati terkait belum adanya dikirim nama perusahaan pemenang lelang dari ULP. Akibatnya progres pekerjaan di lapangan jelas terlambat, karena belum jelas perusahaan mana yang akan mengerjakan pembangunan dermaga tersebut.

"Sampai saat ini belum ada pemberitahuan secara resmi ke kita hasil pelelangan dari ULP. Apakah sudah dilaksanakan lelang atau belum, karena saya sudah cek di internet LPSE Bengkalis tidak ditemukan juga perusahaan mana yang menang lelang. Jadi itulah penyebab pembangunan dermaga penyeberangan itu belum dikerjakan,"papar Syahminan. (Bku)