
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Program
Kamis Bersepeda yang digulirkan Pemkab Bengkalis dalam upaya membiasakan para
PNS untuk berolahraga, mulai disosialisasikan, Kamis (2/9). Sosialisasi yang
dilakukan bukan lagi berbentuk imbauan, namun dalam wujud nyata dengan
menggunakan sepeda pergi ke kantor. Sosialisasi ini tak urung membuat kelabakan
para PNS.
Terbukti tak ada PNS yang menggunakan sepeda terutama PNS di kantor bupati. Mereka
yang datang ke kantor menggunakan sepeda motor maupun mobil, dicegat anggota
Satpol PP untuk tidak membawa kendaraan mereka ke halaman kantor bupati. Dan
harus diparkir di luar pagar.
Kondisi ini membuat suasana kantor bupati berbeda dari hari-hari sebelumnya.
Tak ada satupun kendaraan yang terparkir baik pelataran parkir maupun di
halaman depan kantor . Tak terlihat parkir hanya satu buah sepeda. Padahal
biasanys pada hari jam-jam kerja ratusan sepeda motor maupin mobil memenuhi
pelataran kantor bupati.
"Ya, kita tak boleh membawa masuk kendaraan ke dalam, harus diparkir di
luar pagar karena hari ini Kamis bersepeda. Baru tengah hari nanti kita boleh
membawa kendaraan ke kantor," kata salah seorang PNS, Ijal.
Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh sendiri selepas senam, saat hendak ngantor ke
kantor bupati, juga menggunakan sepeda. Sayangnya apa yang dilakukan bupati
tersebut belum diikuti para PNS.
Kabag Humas Setdakab Bengkalis, Andris Wasono yang ditemui, Kamis (2/9),
menjelaskan kemarin memang baru tahap sosialisasi dari program Kamis
Bersepeda.Kendati masih tahap sosialisasi, namun sikap tegas sudah dilakukan
pemkan Bengkalis, dengan tidak bolehnya kendaraan selain sepeda masuk ke kantor
Bupati.
" Kamis bersepeda ini memang baru sosialisasi. Perbupnya sendiri masih
sedang dibahas. Penetapan hari Kamis untuk menggunakan sepeda ke kantor juga
masih belum final. Karena kebetulan hari Kamis ada olahraga (senam-red),
makanya dilanjutkan ke kantor dengan bersepeda. Bisa saja nanti di Perbupnya
diubah jadwalnya misalnya hari Jumat," jelas Kabag Humas. (Bku)