
Dalam draf antara ini sudah tergambar fokus utama dan lokusnya, dimana ada 7 fokus utama dan 3 lokus yang direkomendasikan. Namun ini masih dibahas oleh tim pakar bersama tim teknis, sebelumnya menjadi draft laporan akhir akhir.
Dalam rapat penyampaian draf laporan antara penyusunan Renstra Forum CSR Kabupaten Bengkalis yang dibuka oleh Kepala Bappeda, Jondi Indra Bustian di aula pertemuan Bappeda, Jum'at (3/10), dipaparkan oleh Tim IPB, bahwa 7 fokus utama yang direkomendasikan bersama untuk pengembangan wilaya Kabupaten Bengkalis 5 tahun ke depan. Fokus-fokus tersebut kemudian diteliti lebih lanjut dan menghasilkan prioritas fokus, baik dari waktu dan sisi pelaksanaannya.
Adapun 7 fokus utama Renstra Forum CSR Kabupaten Bengkalis adalah pemberdayaan ekonomi (UMKM), penguatan kapasitas SDM melalui pendidikan partisipatif, penanganan kebakaran hutan dan abrasi pantai, diseminisasi informasi pembangunan kepada pelaku usaha dan masyarakat, pengelolaan lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, terakhir kebudayaan dan seni. Sementara untuk fokus lokusnya adalah masyarakat pengguna hutan dan pedesaan, masyarakat petani pangan, dan masyarakat pesisir.
Kepala Bappeda dalam pengarahannya sangat berharap Renstra yang sedang disusun ini nantinya akan menjadi acuan baik Pemkab maupun perusahaan dalam menjalankan program CSR lima tahun ke depan sehingga lebih terarah, berkesinambungan dan hasilnya terukur.
Diskusi dipimpin oleh Sekretaris Bappeda, Imam Hakim dan dihadiri narasumber dari PSP3-IPB, perwakilan SKPD, perusahaan dan tim teknis. Banyak masukan yang disampaikan peserta diskusi, diantaranya dari Sekretaris BLH, Agusrizal mengharapkan Renstra Forum CSR ini menjadi sebuah produk hukum yang mengikat nantinya, apakah itu dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) atau Peraturan Daerah (Perda).
Imam Hakim selaku KPA penyusunan Renstra Forum CSR ini berharap masukan dan koreksian yang disampaikan SKPD maupun perusahaan yang hadir dalam diskusi ini bisa menjadi bahan bagi PSP3-IPB guna menyempurnakan draf Renstra Forum CSR sebelum nantinya menjadi laporan akhir. (Bku)