Plt Gubri Hadiri Kampung Seni dan Akan Memperhatikan Anjung Seni Idrus Tintin

Jumat, 17 Oktober 2014

Gubri H Arsyadjuliandi Rachman didampingi Karo Humas hadiri Acara Kampung Seni di Purna MTQ Pekanbaru.

Gubri H Arsyadjuliandi Rachman didampingi Karo Humas hadiri Acara Kampung Seni di Purna MTQ Pekanbaru.

PEKANBARU, Beritaklik.Com - Helat Kampong Seni yang ditaja oleh Forum Seniman Riau (Forser) dikunjungi Plt Gubernur Riau (Gubri) Arsyad Juliandi Rachman pada malam penutupan, Kamis (9/10) di Laman Bujang Mat Syam. Dalam kesempatan itu, Arsyadjualiandi Rachman menyampaikan Pemprov Riau akan memperhatikan Anjung Seni Idrus Tintin sesuai harapan para seniman Riau.

Malam itu, talk show yang sejatinya sudah usai, kemudian digelar kembali. Plt Gubri pun duduk bersama narasumber lainnya yaitu Dr Chaidir MM, anggota DPRD Riau Bagus Santoso, dan seniman Taufik Ikram Jamil.

Dalam kesempatan itu, Arsyadjuliandi Rachman mengemukakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh seniman karena menurut beliau, apa yang telah dilakukan para seniman adalah sebuah gerakan untuk sama-sama membangun seni dan budaya di Riau ini.

"Artinya, seniman sedang prihatin dengan persoalan seni dan budaya di Riau, salah satunya tidak adanya komunikasi yang terbuka, khususnya dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di provinsi," ucapnya.

Ia juga mengakui, Riau tidak hanya dibangun dari sektor ekonomi, politik dan lainnya tetapi kebudayaan dan kesenian juga merupakan elemen penting untuk diperhatikan. Oleh karenanya, kata Arsyad untuk ke depan, tentu saja pemerintah juga akan "belajar" dari seniman melalui masukan dan pemikiran dalam hal upaya membangun seni budaya di Riau ini lebih maju.

"Tentu dinas yang terkait nantinya akan saya panggil dan akan saya juga ingin tahu sejauh mana pembinaan, cara bermitra dengan bapak ibu seniman selama ini," jelasnya.

Terkait dengan Anjung Seni Idrus Tintin, Arsyad mengatakan akan memprioritaskan untuk menangani segala persoalan yang terjadi pada gedung kebanggaan masyarakat Riau itu. Karena setahu beliau, gedung itu memang dibangun untuk digunakan dalam hal menampilkan berbagai bentuk kesenian yang ada di Riau.

"Gedung ini sebetulnya kebanggan bagi kita, ikon seni dan budaya. Dulu dibangun untuk menampilkan berbagai macam kesenian, sayang juga tidak optimal kita gunakan dan malah hancur. Dan saya akan prioritaskan untuk mengecek segala kekurangan yang ada," ucapnya sembari menambahkan Riau sebenarnya harus maju di bidang seni budaya, perlu adanya pengkaderan, seniman dan kegiatan seni budaya juga perlu didorong karena Provinsi Riau memiliki visi dan misi sebagai pusat kesenian dan kebudayaan di bentangan Asia Tenggara.

Kunjungan Plt Gubernur tersebut, bagi para seniman tidak hanya mengobati kekecewaan atas tidak hadirnya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau yang telah diundang sebelumnya tetapi justru menjadi klimaks dari acara Kampong Seni.
Sumber : RIAUPOS.CO (Bki)