Dari Cabang Olah Raga Tinju, Satu Petinju Bengkalis Melaju ke Final

Sabtu, 18 Oktober 2014

Ketua Kontingen Herman Achmad foto bersama dengan David (kiri,red) yang masuk semi final dan Roberto (kanan,red) yang masuk final.

RENGAT, Beritaklik.Com - Satu petinju Bengkalis dari cabang olahraga tinju, Roberto  melaju ke final setelah pada babak penyisihan, Rabu (15/10) malam, mengalahkan petinju asal Indragiri Hilir, Taufan Agung. Masih pada hari yang sama, petinju Bengkalis lainnya, David Gunawan berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan petinju asal Pekanbaru, Roberto.

Pantauan langsung media ini di lokasi pertandingan, Roberto yang turun pada kelas 52 Kg tampak penuh percaya diri. Walau kalah dukungan supporter tidak membuat pria berambut pirang ini kalah mental. Begitu bel ronde pertama berbunyi, Roberto yang berada pada sudut biru langsung menekan Taufan dengan kombinasi jab-jab dan juga hook.

Gaya permainan Roberto membuat Taufan hampir tidak mendapat peluang untuk melakukan serangan. Bahkan sebaliknya, sering tersudut dan kewalahan menghadapi pukulan-puklan anak asuhan David Simorangkir. Beberapa kali pukulan Roberto mengenai wajah Taufan. Terlihat jelas, pertandingan tidak tersebut tidak seimbang.

Pada pertandingan yang berlangsung selama tiga ronde ini,  juri menetapkan Roberto sebagai pemenang dan bakal melaju ke final. Di final Roberto bakal meladeni petinju asal Dumai, Togab Purba yang mengalahkan petinju asal Kampar, Pandapotan.

Kemenangan juga diraih petinju Bengkalis lainnya, David Gunawan. Turun pada kelas 64 Kg, David pada babak perempat final bertemu dengan petinju asal Pekanbaru, Sugiarto. Ditonton langsung oleh Ketua Kontingen yang juga Plt Ketua KONI Kabupaten Bengkalis, Herman Achmad, David  beberapa kali membuat Sugiarto kewalahan.

Berbeda dengan Roberto yang bermain lebih agresif, David tampak lebih berhati-hati, begitu pula Sugiarto. Kedua pemain ini tampak saling jual beli pukulan dengan jab-jab ringan dan sesekali diiringi dengan hook. Pada beberapa kesempatan, begitu ada peluang, David langsung melakukan serangan yang membuat wajah Sugiarto mendapat serangan empuk. Tak pelak, begitu mendapat serangan beruntun, Sugiarto “terkapar” di sudut ring.

Sayang sukses yang diraih Roberto dan David tidak diikuti petinju Bengkalis lainnya. Pada pertandingan yang penuh sesak dengan penonton, dua petinju Bengkalis Kardina Fitri dan Oqta Mesi dihentikan lawan-lawannya pada babak semi final. Kardina yang turun pada kelas 45 Kg kalah dari Cindi Cinora, petinju asal tuan rumah. Kemudian Oqta yang turun pada kelas 48 Kg harus mengakui kehebatan Marican Purba, petinju asal Dumai.

Pelatih tinju, David Simorangkir saat ditemui usai pertandingan mengaku sudah cukup puas dengan hasil yang diraih anak asuhannya. Walau petinju putri gagal melaju ke final, tapi menurut dia hal itu lebih karena faktor non teknis. Pada besok malam (malam Jum'at,red), David mengatakan masih ada dua petinju Bengkalis yang akan bertanding pada babak semifinal.

Kedua petinju tersebut adalah Robi Rianto yang akan turun pada kelas 49 Kg dan Roland Steven yang akan turun pada kelas 56 Kg. "Kalau tidak salah, Robi akan berhadapan dengan petinju asal Siak Tombang Nababan dan Roland akan menghadapi Mardius asal Kampar," ujarnya. (Bku)