
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Innalillahi Wa Inna Ilaihi
Roji'un. Telah berpulang ke rahmatullah mantan Asisten Perekonomian dan
Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis, H. Huzaini, SE, M.Si. Pria kelahiran
1960 yang pernah menjabat Kepala Bagian Humas, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
serta Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis ini meninggal Jum'at
(17/10/2014) sekitar pukul 13.25 WIB.
Kepastian meninggalnya Ketua MTQ XXXIX Tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2014
ini disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Bengkalis, Fakhruddin. "Informasinya positif. Beliau meninggal di UGD RSUD Bengkalis", ujar
Fakhurddin.
Menurut keterangan dari mantan Kabag Perlengkapan Sekretariat Daerah Bengkalis,
Huzaini datang RSUD Bengkalis sekitar pukul 04.11 WIB, mengeluh sakit badan,
otot dan tulang. Saat itu, petugas menyarankan agar almarhum diberikan
perawatan, namun yang bersangkutan tidak bersedia diinfus melainkan hanya ingin
dirawat di poli.
Setelah merasa sehat, kemudian Huzaini keluar pukul 05.00 WIB dari rumah sakit.
Namun pada sekitar pukul 07.56 WIB masuk lagi dan langsung ditangani. Meskipun
sudah ditangani dirawat, namun Huzaini tetap masih ngobrol-ngobrol dengan
dokter dan perawat, bahkan beliau sempat minta makan siang kepada perawat.
Usah Pada pukul 13.15 WIB diberangkatan ke Pekanbaru untuk dirujuk di rumah
sakit. Selama di ambulance, almarhum tidak bersedia tidur di bangku belakang,
melainkan duduk di samping supir Aris, sedangkan Iwan petugas perawat tetap di
belakang. Almarhum tidak mau duduk, karena merasa pusing.
Dalam perjalanan sempat berbicara dengan supir dan berkeinginan menelpon sang
isteri yang berada di Bandung untuk mengantar anaknya. Namun belum sempat
menelpon, tepatnya di depan kuburan china, Kebun Kapas Bengkalis, almarhum
langsung terkulai dan menghempuskan nafas terakhir.
Berdasarkan pantauan di RSUD Bengkalis, sejumlah teman dekat dan kerabat serta
mantan staf berduyun-duyun untuk melihat jenazah almarhum. Pada umumnya, mereka
tidak percaya atas wafatnya Huzaini.
Sementara itu Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis, Johansyah
Syafri menjelaskan bukan hanya pegawai Pemkab Bengkalis, Bupati Bengkalis H
Herliyan Saleh, Wakil Bupati H Suayatno dan Sekretaris Daerah H Burhanuddin
sangat terkejut mendapat berita duka tersebut.
"Sebab sebelumnya baik Bupati, Wakil Bupati maupun Sekretaris Daerah tidak
mengetahui kalau sebelumnya mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan itu
dirawat. Apalagi selama ini beliau dikenal tidak memiliki riwayat kesehatan
yang tidak baik", jelas Johansyah.
Untuk itu, sambung Johansyah, Bupati atas nama Pemerintah dan seluruh
masyarakat Kabupaten Bengkalis menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya
pria yang dikenal low profile itu.
Bupati Bengkalis mengajak seluruh masyarakat, khususnya pegawai lingkungan Pemkab
Bengkalis untuk mendo'akan semoga almarhum diampuni dosa-dosa jika ada dan
segala amal kebaikannya diterima Allah SWT."Sedangkan kepada keluarga yang
ditinggal, Bupati Bengkalis berharap dapat tabah menerima cobaan ini", kata
Johansyah seraya mengatakan saat berita duka diterima Bupati Bengkalis tengah
berada di Pekanbaru untuk keperluan dinas.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, jenazah almarhum tidak
dikebumikan di Bengkalis, tetapi hari itu juga langsung dibawa ke Sumatera
Utara dan dimakamkan di sana. (Bku)