Mantan Asisten II Setda Bengkalis Tutup Usia

Sabtu, 18 Oktober 2014

BENGKALIS, Beritaklik.Com - Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un. Telah berpulang ke rahmatullah mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis, H. Huzaini, SE, M.Si. Pria kelahiran 1960 yang pernah menjabat Kepala Bagian Humas, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis ini meninggal Jum'at (17/10/2014) sekitar pukul 13.25 WIB.

Kepastian meninggalnya Ketua MTQ XXXIX Tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2014 ini disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Bengkalis, Fakhruddin. "Informasinya positif. Beliau meninggal di UGD RSUD Bengkalis", ujar Fakhurddin.

Menurut keterangan dari mantan Kabag Perlengkapan Sekretariat Daerah Bengkalis, Huzaini datang RSUD Bengkalis sekitar pukul 04.11 WIB, mengeluh sakit badan, otot dan tulang. Saat itu, petugas menyarankan agar almarhum diberikan perawatan, namun yang bersangkutan tidak bersedia diinfus melainkan hanya ingin dirawat di poli.

Setelah merasa sehat, kemudian Huzaini keluar pukul 05.00 WIB dari rumah sakit. Namun pada sekitar pukul 07.56 WIB masuk lagi dan langsung ditangani. Meskipun sudah ditangani dirawat, namun Huzaini tetap masih ngobrol-ngobrol dengan dokter dan perawat, bahkan beliau sempat minta makan siang kepada perawat.

Usah Pada pukul 13.15 WIB diberangkatan ke Pekanbaru untuk dirujuk di rumah sakit. Selama di ambulance, almarhum tidak bersedia tidur di bangku belakang, melainkan duduk di samping supir Aris, sedangkan Iwan petugas perawat tetap di belakang. Almarhum tidak mau duduk, karena merasa pusing.

Dalam perjalanan sempat berbicara dengan supir dan berkeinginan menelpon sang isteri yang berada di Bandung untuk mengantar anaknya. Namun belum sempat menelpon, tepatnya di depan kuburan china, Kebun Kapas Bengkalis, almarhum langsung terkulai dan menghempuskan nafas terakhir.

Berdasarkan pantauan di RSUD Bengkalis, sejumlah teman dekat dan kerabat serta mantan staf berduyun-duyun untuk melihat jenazah almarhum. Pada umumnya, mereka tidak percaya atas wafatnya Huzaini.

Sementara itu Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis, Johansyah Syafri menjelaskan bukan hanya pegawai Pemkab Bengkalis, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, Wakil Bupati H Suayatno dan Sekretaris Daerah H Burhanuddin sangat terkejut mendapat berita duka tersebut.

"Sebab sebelumnya baik Bupati, Wakil Bupati maupun Sekretaris Daerah tidak mengetahui kalau sebelumnya mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan itu dirawat. Apalagi selama ini beliau dikenal tidak memiliki riwayat kesehatan yang tidak baik", jelas Johansyah.

Untuk itu, sambung Johansyah, Bupati atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya pria yang dikenal low profile itu.

Bupati Bengkalis mengajak seluruh masyarakat, khususnya pegawai lingkungan Pemkab Bengkalis untuk mendo'akan semoga almarhum diampuni dosa-dosa jika ada dan segala amal kebaikannya diterima Allah SWT."Sedangkan kepada keluarga yang ditinggal, Bupati Bengkalis berharap dapat tabah menerima cobaan ini", kata Johansyah seraya mengatakan saat berita duka diterima Bupati Bengkalis tengah berada di Pekanbaru untuk keperluan dinas.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, jenazah almarhum tidak dikebumikan di Bengkalis, tetapi hari itu juga langsung dibawa ke Sumatera Utara dan dimakamkan di sana. (Bku)