
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Mantan Bupati Bengkalis, H
Syamsurizal disebut-sebut masuk dalam bursa Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang
diajukan oleh DPD I Partai Golkar Provinsi Riau. Selain Syamsurizal, nama H
Normansyah Abdul Wahab yang juga mantan Wakil Bupati Bengkalis juga masuk
bursa.
Informasi yang berhasil dirangkum, selain dua nama tersebut ada dua nama kader
Golkar lainnya yang diusulkan oleh DPD I Partai Golkar Riau ke DPP Partai
Golkar untuk mendapampingi Gubernur Riau, Arsyad Juliandi Rahman. Dua nama
lainnya adalah, H Erizal Muluk, dan Septina Primawati Rusli.
Semula ada 11 nama yang muncul untuk 'disandingkan' dengan Gubri. Ke 11 nama
tersebut, diantaranya ada yang masih aktif sebagai kepala daerah di Riau,
anggota DPRD Riau, pengurus teras DPD II Partai Golkar, adapula yang masih
sebagai pejabat aktif yang duduk di pemerintahan.
Terkait empat nama yang diusung tersebut, Ketua DPD II Parta Golkar Bengkalis,
H Indra Gunawan, dihubungi, Rabu (22/10) mengatakan, DPD II Golkar Bengkalis
bersama sejumlah pengurus DPD lainnya sudah sepakat menyerahkan hal tersebut
kepada DPD I Parta Golkar Provinsi Riau. Siapapun yang diusulkan ke DPP dan
siapa yang ditunjuk nantinya, DPD II Bengkalis mendukung keputusan tersebut.
"Kami (DPD II Partai Golkar Bengkalis,red) bersama kawan-kawan pengurus DPD II
lainnya sudah sepakat menyerahkan sepenuhnya kepada DPD I, apapaun
keputusannya, siapapun yang ditunjuk nantinya kami dukung sepenuhnya," ujar
Indra Gunawan.
Pria yang akrab disapa Eet ini menambahkan, empat nama yang muncul tersebut
adalah kader-kader partai terbaik. Untuk itu, dirinya yakin DPD I Partai Golkar
Riau juga akan mengusulkan dan memberikan keputusan yang terbaik.
Terpisah, mantan Ketua BEM STAI Bengkalis, Zuriat mengatakan, jika boleh menganalogikan
keterwakilan, maka dua nama, H Syamsurizal dan Normansyah Wahab merupakan
representasi dari wilayah Riau bagian Pesisir. Sangat tepat jika DPP Partai
Golkal meloloskan salah satu dari dua nama tersebut untuk duduk mendampingi
Gubri, H Andi Rahman.
"Ya, memang jadi pemimpin itu tidak bisa sekedar mewakili kelompok ini atau
itu. Tapi kalau boleh menganalogikan sebuah keterwakilan, setidaknya dua nama
itu (Syamsurizal, Norman) merupakan representasi Riau bagian Pesisir. Ya pak
Gubri-kan dari daratan tak salah kalau wakilnya dari pesisir," sebut Zuriat.
Lagi pula kata Zuriat, dua nama tersebut sudah dikenal di tengah masyarakat.
Syamsurizal berhasil memimpin Bengkalis selama dua priode, sedangkan Norman
juga sukses mendampingi Syamsurizal dipriode terakhir. "Sekali ini, pendapat
yang saya sampaikan bukan apriori tapi memang keduanya layak dan cakap untuk
jadi Wagubri," sebutnya. (Bku)