
Bupati H Herliyan Saleh didampingi Wabuh H Suayatno melihat lomba jong dalam rangka Pesta Pantai Selatbaru, Sabtu (1/11).
Bupati H Herliyan Saleh didampingi Wabuh H Suayatno
melihat lomba jong dalam rangka Pesta Pantai Selatbaru, Sabtu (1/11).
SELATBARU, Beritaklik.Com - Perhelatan
pesta pantai Selatbaru yang dibuka Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, Sabtu pagi
(1/11),berlangsung meriah. Ratusan peserta tampak semangat mengikuti berbagai
perlombaan yang ditandingkan.
Antusias pengunjung pada acara Pesta Pantai sangat besar, terlebih acara
pembukaan dimeraihkan dengan berbagai antraksi kebudayaan lokal, seperti Reog,
Barongsai, Kompang dan tarian Melayu maupun antrakasi lainnya.
Hadir pada acara pembukaan Pesta Pantai Selatbaru itu, Wakil Bupati Bengkalis
Suayatno, Sekretaris Daerah Burhanudin, Kapolres Bengkalis AKPB Andry Wibowo,
Dandim WB 0303 Bengkalis Letkol Arh Wachyu Dwi Ariyanto, serta sejumlah kepala
SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Usai membuka Pesta Pantai, Bupati Bengkalis dan Wakil Bupati Bengkalis serta
rombongan langsung meninjau lokasi perlombaan, seperti lomba melukis. Herliyan
sempat berdialog dengan salah seorang anak peserta lomba melukis. Selanjutnya,
turun ke pantai untuk melihat secara dekat lomba sampan jong. Meski air laut
mulai naik pasang, namun tak mengurungkan niat bupati dan wabup untuk mendekat
arena perlombaan jong. Pada kesempatan itu, Herliyan berbincang-bincang dengan
beberapa peserta lomba sampan jong.
Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi berbagai pihak yang masih
mempertahankan dan melestarikan tradisi dan permainan rakyat. Penjagaan dan
pelestarian ini menjadi penting, karena tradisi dan hasil cipta kebudayaan,
merupakan sebuah identitas yang menunjukkan jati diri sebuah masyarakat.
Lebih lanjut Herliyan mengatakan, pesta pantai yang diisi dengan permainan
rakyat, merupakan ajang untuk mengajarkan warisan tradisi kepada generasi muda.
Mengingat, pada hari ini generasi muda mulai jauh dengan akar tradisi. Hal ini
disebabkan kuatnya pengaruh pemikiran dan budaya asing, sehingga generasi muda,
menjadi kehilangan pijakan dalam kebudayaannya sendiri.
''Kuatnya benteng kebudayaan di masyarakat, maka saya yakin, kemajuan yang
tercipta akan memiliki sandaran kokoh dalam menghadapi berbagai pengaruh buruk
budaya asing,'' ungkap bupati yang baru saja meraih anugerah Temenggung Tun
Hasan ini.
Kegiatan pesta pantai merupakan upaya untuk mengembangkan potensi parisiwata
yang ada di Kabupaten Bengkalis. Mengingat, pengembangan potensi pariwisata
memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat.
''Tidak hanya itu, kegiatan pada hari ini sebagai ajang untuk menarik
pengunjung datang ke pantai Selatbaru,'' ujarnya.
Dikatakan Bupati, upaya pembangunan bidang pariwisata tidak hanya menjadi
tanggungjawab pemerintah semata. Namun butuh keterpaduan antara masyarakat,
swasta dan stakeholder.
''Masyarakat dituntut untuk mempertahankan budaya dan kearifan lokal, karena
dengan pengembangan budaya dan kearifan lokal, maka pariwisata akan semakin
eksis,'' katanya.
Bupati minta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga agar konsisten
melaksanakan pesta pantai, supaya menjadi kalender tahunan pariwisata. Kualitas
kegiatan maupun kuantitias peserta harus ditingkatkan lagi, sehingga menjadi
daya tarik tersendiri.
Perlombaan dalam pesta pantai tersebut meliputi, lomba sampan jong, lomba
layang-layang, lomba melukis dari tingkat TK hingga SLTA dan berbagai atrakasi
kebudayaan yang ditampilkan dari kabupaten Bengkalis maupun Kabupaten Kampar
dan Dumai. (Bku)

Bupati
Bengkalis H Herliyan Saleh berbincang akrab dengan seorang peserta ketika
meninjau lomba mewarnai usai membuka kegiatan Pesta Pantai 2014 di Pantai
Selatbaru, Kecamatan Bantan, Sabtu (1/11/2014).